Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Tambah Tren Positif, Delapan Laga Tanpa Kekalahan, Persijap Tumbangkan PSBS Biak 2-0

Fikri Thoharudin • Jumat, 24 April 2026 | 18:26 WIB
MENAWAN: Borja Herrera terobos benteng pertahanan PSBS Biak pada laga pekan ke-29 di Stadion GBK Jepara. (FIKRI THOHARUDIN/RADAR KUDUS) 
MENAWAN: Borja Herrera terobos benteng pertahanan PSBS Biak pada laga pekan ke-29 di Stadion GBK Jepara. (FIKRI THOHARUDIN/RADAR KUDUS) 

JEPARA — Persijap Jepara terus menunjukkan konsistensi impresif, di pekan kedua kompetisi musim ini. 

Kemenangan 2-0 atas PSBS Biak Jumat (24/4) sore, menjadi penegas tren positif Laskar Kalinyamat, yang kini mencatatkan delapan pertandingan beruntun tanpa kekalahan.

Capaian ini tak hanya soal angka, tetapi juga mentalitas tim yang kian matang. Apalagi posisi klasemen sementaranya kini berada di peringkat ke-13, dengan 31 koleksi poin.

Sejak peluit awal dibunyikan, atmosfer pertandingan langsung terasa intens. 

Carlos Franca membuka tekanan bahkan sejak menit pertama, memberi sinyal bahwa Persijap tak ingin memberi ruang bagi lawan berkembang. 

Intensitas itu berlanjut ketika Iker Guarrotxena mengancam pada menit ke-5, memaksa kiper PSBS, Kadu, bekerja keras menghalau tembakan berbahaya.

Tekanan bertubi-tubi Persijap berlanjut lewat skema bola mati. 

Pada menit ke-6, Brito menyambut umpan set piece dengan tandukan tajam, namun bola masih melayang tipis di atas mistar. 

MEMBANGGAKAN: Borja Herrera tampil menawan. Melakukan selebrasi usai mencipta goal saat melawan PSBS Biak.
MEMBANGGAKAN: Borja Herrera tampil menawan. Melakukan selebrasi usai mencipta goal saat melawan PSBS Biak.

Meski belum membuahkan hasil, dominasi permainan jelas berada di kubu tuan rumah.

Gol yang dinanti akhirnya lahir pada menit ke-20. 

Bermula dari situasi bola mati, Borja Martinez mengirimkan umpan matang, yang menciptakan kemelut di depan gawang. 

Bola rebound jatuh ke kaki Borja Herrera, yang tanpa pengawalan langsung melepaskan tembakan keras. 

Bola meluncur deras dan tak mampu dihentikan Kadu.

Namun, keunggulan itu sempat terancam ketika PSBS Biak mendapatkan hadiah penalti. Usai pemainnya dilanggar di dalam garis kotak putih.

Peluang emas untuk menyamakan kedudukan hadir, tetapi Yano Putra yang maju sebagai eksekutor gagal menjalankan tugasnya. 

Tendangannya tak berbuah gol. Sendri Johansah sempat terkecoh. Namun bola yang meluncur ke sisi kanannya, sedangkan ia mengambil langkah penyelamatan ke kiri. Beruntung bola membentur mistar gawang dan tidak bersarang.

Kepercayaan diri tuan rumah kembali meningkat. Menjelang akhir babak pertama, Laskar Kalinyamat hampir menggandakan keunggulan, lewat umpan matang Rendi kepada Iker Guarrotxena pada menit ke-41. 

Sayangnya, kontrol bola yang kurang sempurna membuat peluang itu terbuang sia-sia.

Memasuki babak kedua, tensi pertandingan semakin meningkat. PSBS Biak tampil lebih berani dan mencoba keluar dari tekanan. 

Meski demikian, lini belakang Persijap tampil disiplin dan solid, mampu meredam setiap upaya serangan tim tamu.

Di tengah permainan yang semakin terbuka, Persijap justru berhasil menambah keunggulan pada menit ke-67. 

MEMUKAU: Carlos Franca kembali menorehkan golnya saat menjamu PSBS Biak pada Jumat (24/4) sore.
MEMUKAU: Carlos Franca kembali menorehkan golnya saat menjamu PSBS Biak pada Jumat (24/4) sore.

Kombinasi apik antara Iker Guarrotxena dan Carlos Franca menjadi kunci. 

Umpan terukur dari Iker dimanfaatkan Franca dengan sempurna. Ia lolos dari kawalan dua pemain belakang PSBS Biak, sebelum menaklukkan Kadu dan membawa Persijap unggul 2-0.

Meski sudah unggul dua gol, pertandingan belum sepenuhnya aman. PSBS Biak beberapa kali melancarkan serangan cepat yang cukup merepotkan. 

Bahkan pada menit ke-75, gawang Persijap nyaris kebobolan. Namun, ketangguhan lini belakang kembali menjadi penyelamat.

Pertandingan sempat terhenti lama, sebab Kadu, kiper PSBS Biak mengalami cedera. Ia tak dapat digantikan, pasalnya jatah penggantian pemain telah habis.

Namun, tambahan waktu 15 menit hingga pertandingan selesai pun, tak cukup membuat keadaan berubah.

Usai laga, Pelatih Kepala Persijap Jepara, Mario Lemos, mengakui pertandingan berjalan sulit. 

Ia menyoroti kondisi tim yang baru saja menjalani perjalanan jauh sebelum laga. Saat melawan Semen Padang FC pada Senin (20/4).

“Kami datang dari Padang, perjalanan jauh. Biak meski di papan bawah bermain sangat bagus. Kami belum aman, jadi harus tetap fokus. Yang paling penting tiga poin hari ini,” ucapnya.

Sementara itu, Rahmat Hidayat mengungkapkan rasa syukurnya atas hasil positif tersebut. 

Ia menegaskan kemenangan ini adalah buah kerja kolektif tim. 

Persijap kini mulai mengalihkan fokus ke laga berikutnya, menghadapi Dewa United pada pekan ke-30, yang akan digelar di Banten International Stadium. Laga berlangsung pada Rabu (29/4) pukul 19.00.

Di sisi lain, Pelatih PSBS Biak, Marian Mihail, menilai pertandingan berlangsung menarik dan kompetitif. 

Ia menyebut momen penalti yang gagal menjadi titik krusial.

“Pertandingan bagus untuk kedua tim. Kami punya peluang lewat penalti, dan jika itu masuk, mungkin jalannya pertandingan akan berbeda. Secara psikologis, lawan diuntungkan,” ungkapnya.

Kemenangan ini bukan sekadar tambahan tiga poin bagi Persijap. Lebih dari itu, ini adalah pernyataan bahwa mereka sedang berada dalam fase terbaiknya. 

Delapan laga tanpa kekalahan menjadi bukti, bahwa tim ini tidak hanya kuat secara teknis, tetapi juga matang secara mental.

Kini, tantangan berikutnya sudah menanti. Konsistensi akan kembali diuji. Namun jika melihat performa saat ini, Laskar Kalinyamat tak ingin berhenti, mencipta kemenangan. Mereka sedang melaju, dan sulit untuk dibendung. Lima laga pamungkas menanti skuad Laskar Kalinyamat.(fik)

Editor : Admin
#Papan Klasemen BRI Super League #Jauhi Zona Degradasi #psbs biak #BRI Super League #persijap jepara