JEPARA — Pasar Bangsri yang baru di Kabupaten Jepara, kini siap ditempati para pedagang.
Menandai dimulainya aktivitas di pasar tersebut, akan digelar rangkaian selamatan. Termasuk iring-iringan perpindahan pedagang dari pasar lama ke lokasi baru.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Jepara, Anjar Jambore Widodo, menyampaikan bahwa seluruh fasilitas utama pasar telah disiapkan, terutama untuk los dan kios pedagang.
Ia menjelaskan, total kios yang tersedia mencapai 641 unit, termasuk di dalamnya 115 kios keliling.
Selain itu, terdapat 570 los atau lapak lesehan yang juga disiapkan untuk menampung para pedagang.
Menurutnya, pembangunan pasar dilakukan secara bertahap.
Beberapa infrastruktur pendukung seperti terminal masih dalam proses, namun akses jalan dan fasilitas utama pasar telah siap digunakan.
“Yang sudah siap itu los. Jadi secara fungsi pasar sudah bisa digunakan untuk aktivitas jual beli,” ujarnya pada Selasa (14/4).
Ia menambahkan, kawasan pasar lama nantinya akan dialihfungsikan menjadi ruang terbuka hijau (RTH).
Meski begitu, seluruh pedagang tetap akan difasilitasi untuk menempati pasar baru. Sehingga tidak ada yang kehilangan tempat usaha.
Pembangunan pasar tersebut juga melibatkan koordinasi lintas sektor, termasuk dengan Kementerian PUPR serta paguyuban pedagang.
Disperindag memastikan penataan pasar sudah dirancang menyeluruh, agar lebih tertib dan nyaman.
Anjar berharap para pedagang bisa kompak dan fokus dalam memanfaatkan pasar baru ini untuk meningkatkan pendapatan.
Ia optimistis keberadaan Pasar Bangsri Baru dapat membawa perubahan ekonomi yang lebih baik bagi masyarakat.
“Harapannya dengan semangat kebersamaan, pasar ini bisa berkembang dan menjadi percontohan,” katanya.
Lebih lanjut, Disperindag Jepara juga telah mengusulkan revitalisasi 16 pasar ke Kementerian Perdagangan.
Usulan tersebut merupakan bagian dari rencana besar pengembangan pasar tradisional di Jepara.
Selain itu, proposal relokasi Pasar Pecangaan juga telah diajukan ke Kementerian PU, dan saat ini masih menunggu tindak lanjut dari pemerintah pusat.
Sementara itu, rangkaian kegiatan selamatan Pasar Bangsri Baru, akan dimulai pada Selasa (28/4) dengan agenda manaqiban.
Kegiatan tersebut menjadi pembuka sebelum pasar resmi ditempati.
Kemudian pada Rabu (29/4) pagi, akan digelar Tahtim al-Qur’an sebagai bentuk doa bersama, agar pasar baru membawa keberkahan bagi seluruh pedagang.
Masih di hari yang sama, pukul 12.30 WIB, akan dilaksanakan iring-iringan perpindahan pedagang dari terminal dan area pasar lama menuju Pasar Bangsri Baru. Kegiatan ini melibatkan berbagai elemen seni dan budaya.
Iring-iringan akan dimeriahkan dengan penampilan reog, barongsai, terbang jidur, serta drumb band.
Suasana dipastikan berlangsung meriah, sekaligus menjadi simbol semangat baru para pedagang.
Setibanya di lokasi pasar baru, kegiatan dilanjutkan dengan prosesi gantung pita, sebagai penanda resmi dimulainya operasional Pasar Bangsri Baru. Serta ramah tamah antar pedagang dan tamu undangan termasuk Bupati Jepara.
Dengan berbagai rangkaian kegiatan tersebut, Pasar Bangsri Baru diharapkan tidak hanya menjadi pusat ekonomi, tetapi juga ruang kebersamaan bagi masyarakat Jepara.
“Harapannya, Bismillahirrahmanirrahim para pedagang kompak, fokus menempati pasar baru. Semoga ada peningkatan pendapatan, supaya pedagang tambah maju,” pungkasnya.(fik)
Editor : Admin