JEPARA – Semangat Hari Nelayan Nasional terasa kuat di Kampung Nelayan Bringin, Desa Bumiharjo, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara, Senin (06/04/2026). Momentum ini tidak sekadar seremoni, tetapi menjadi panggung komitmen Pemerintah Kabupaten Jepara untuk mendorong transformasi kampung nelayan menjadi lebih maju, produktif, dan bernilai ekonomi tinggi.
Bupati Jepara Witiarso Utomo menegaskan, Jepara sebagai daerah maritim dengan garis pantai lebih dari 83 kilometer memiliki potensi besar yang harus dikelola secara optimal.
“Laut adalah bagian dari denyut hidup kita. Kampung nelayan ini harus tertata, produktif, dan bisa menjadi contoh bagi desa pesisir lainnya,” tegasnya.
Di hadapan sekitar 200 nelayan yang tergabung di kawasan tersebut, Witiarso membuka ruang dialog bagi para nelayan untuk menyampaikan kendala yang dihadapi di lapangan agar pemerintah dapat menghadirkan solusi nyata.
“Kalo ada kendala, bicarakan saja. Kita bantu bersama,” ujarnya.
Pemkab Jepara, lanjut dia, terus mendorong peningkatan fasilitas mulai dari sarana tambat kapal, ruang usaha, hingga tempat penyimpanan hasil tangkapan.
Selain itu, penguatan koperasi nelayan juga terus digencarkan agar hasil tangkapan tidak hanya dijual mentah, tetapi memiliki nilai tambah yang lebih tinggi melalui pengolahan.
“Saya ingin hasil tangkapan nelayan Jepara tidak berhenti di pelelangan. Harus naik kelas. Harus ada pengolahan, UMKM hasil laut, kuliner pesisir, dan pasar yang lebih luas,” imbuhnya.
Menariknya, Kampung Nelayan Bringin Bumiharjo juga diproyeksikan menjadi destinasi wisata pesisir. Kawasan yang dikenal dengan ikan asap khasnya itu akan dilengkapi sentra kuliner seperti ikan bakar dan pindang serani, serta area khusus untuk berjualan.
Dukungan infrastruktur jalan yang telah dibeton dinilai semakin membuka akses bagi wisatawan untuk datang ke kawasan tersebut.
Tak berhenti di satu lokasi, Bupati Witiarso juga mengungkapkan rencana pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih di sejumlah wilayah lain di Jepara.
Lokasi yang diusulkan meliputi Desa Mororejo dan Karanggondang di Kecamatan Mlonggo, Desa Ujungwatu di Kecamatan Donorojo, serta Desa Kedungmalang di Kecamatan Kedung.
Dengan pengembangan tersebut, ia berharap kampung-kampung nelayan di Jepara dapat saling terhubung dan saling menguatkan ekonomi kawasan pesisir.
“Harus saling support satu sama lain, supaya ekonomi pesisir Jepara semakin kuat,” pungkasnya.
Editor : Admin