JEPARA – Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Desa Suwawal Timur, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Jepara, terus menunjukkan progres positif.
Hingga akhir Maret 2026, capaian fisik proyek yang menjadi bagian program prioritas Presiden Prabowo Subianto telah menyentuh 26,75 persen.
Berdasarkan data DPUPR Kabupaten Jepara, pembangunan yang dimulai sejak Desember 2025 itu ditargetkan rampung dalam waktu delapan bulan, atau selesai pada Juli 2026.
Bupati Jepara Witiarso Utomo meninjau langsung lokasi pembangunan akhir pekan lalu. Dalam kunjungan tersebut, ia berdialog dengan pelaksana proyek sekaligus memastikan pekerjaan berjalan sesuai target.
“Pakisaji akan memiliki Sekolah Rakyat untuk anak dari keluarga desil 1 dan 2,” ujar Witiarso saat halalbihalal bersama ratusan guru dan tenaga kependidikan wilayah Satkordikcam Pakisaji.
Sekolah Rakyat ini dibangun di atas lahan 10,2 hektare dengan total 27 gedung. Konsepnya berupa boarding school lengkap, meliputi ruang kelas, asrama, gedung olahraga, ruang pertemuan, tempat ibadah, dapur, ruang terbuka hijau, hingga fasilitas pendukung lainnya.
Saat beroperasi nanti, sekolah ini diproyeksikan menampung 600 siswa SD, 270 siswa SMP, dan 270 siswa SMA, sehingga total kapasitas mencapai 1.140 siswa.
Menurut Witiarso, keberadaan Sekolah Rakyat bukan untuk menjadi pesaing sekolah yang sudah ada, melainkan pelengkap pemerataan akses pendidikan bagi keluarga miskin dan sangat miskin.
Program ini juga diharapkan mampu memutus rantai kemiskinan antargenerasi, karena peserta didik yang diterima berasal dari keluarga kategori desil 1 dan 2 dengan akses pendidikan gratis dan berkualitas.
Warga Desa Bulungan, Pakisaji, Anik Sholekah, menyambut antusias pembangunan tersebut. Ia berharap dua anaknya yang kini menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat rintisan BLK Pecangaan dapat segera pindah ke lokasi baru yang lebih dekat dari rumah.
“Semoga selesai tepat waktu dan langsung bisa ditempati saat tahun ajaran baru Juli nanti,” harapnya.
Editor : Admin