JEPARA — Pagelaran wayang kulit semalam suntuk, meramaikan rangkaian Pesta Lomban di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Ujungbatu, Jumat (27/3) malam.
Dalang Ki Danar Yogi Iswara membawakan lakon Wahyu Sandang Pangan, yang mengandung pesan tentang kesejahteraan dan kecukupan pangan bagi masyarakat, khususnya nelayan.
Ribuan warga memadati area TPI sejak malam hari. Antusiasme masyarakat terlihat tinggi menikmati pertunjukan budaya yang menjadi bagian tak terpisahkan dari tradisi Syawalan di Jepara tersebut.
Bupati Jepara, Witiarso Utomo, dalam sambutannya menyoroti kondisi fasilitas TPI Ujungbatu yang dinilai belum mengalami perubahan signifikan dibanding tahun lalu. Ia menyebut perbaikan fisik seperti pengecatan dan pembenahan lantai perlu segera ditindaklanjuti.
“Kondisi TPI tahun lalu masih sama. Catnya masih kurang, lantainya juga belum ada perubahan. Monggo Pak Sekda, Pak Takhsin selaku Kepala Dinas Perikanan yang baru, untuk bisa ditindaklanjuti,” ujarnya.
Bupati berharap rangkaian Pesta Lomban tahun ini berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan nelayan. Menurutnya, tradisi ini tidak hanya bernilai budaya, tetapi juga memiliki potensi menggerakkan ekonomi masyarakat pesisir.
“Semoga membawa berkah dan hasil tangkapan nelayan semakin meningkat,” lanjutnya.
Ia juga menindaklanjuti aspirasi nelayan terkait penyaluran bantuan beras paceklik. Bupati meminta agar distribusi dapat dilakukan lebih awal, yakni pada Januari, bukan Maret seperti sebelumnya, agar nelayan lebih siap menghadapi masa sulit.
Sementara itu, Wakil Bupati Jepara, Gus Hajar, menjelaskan pentingnya memperkuat kebersamaan di kalangan nelayan. Ia menjelaskan konsep makan lesehan bersama tanpa sekat sebagai simbol persatuan.
“Konsepnya lesehan, makan bareng tanpa sekat. Ini untuk memperkuat kebersamaan,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan nelayan agar mampu membaca arus laut demi keselamatan saat melaut. Menurutnya, keamanan dan kesejahteraan nelayan harus berjalan seiring dengan soliditas antarwarga.
“Jagalah terus persatuan nelayan. Itu menjadi kekuatan besar untuk membangun Jepara,” tandasnya.
Pesta Lomban merupakan tradisi tahunan masyarakat pesisir Jepara yang digelar pada momentum Syawalan.
Selain sebagai ungkapan rasa syukur, kegiatan ini juga menjadi daya tarik wisata budaya yang mampu mengundang ribuan pengunjung.(war)
Editor : Admin