JEPARA — Aroma libur panjang Lebaran mulai terasa di Pelabuhan Penyeberangan Kartini, Kabupaten Jepara.
Wajah-wajah penuh harap tampak dari para calon penumpang kapal, yang hendak menyeberang ke Karimunjawa pada Selasa (17/3) pagi. Baik untuk mudik maupun berwisata.
Manajer Kapal Express Bahari, Jefri Putra menyebutkan beberapa hari sebelum dan setelah lebaran tiket telah terpesan. Habis terjual.
Ia memprediksi lonjakan penumpang akan terjadi signifikan, terutama setelah Lebaran.
Peningkatan ini dipicu tingginya minat masyarakat serta wisatawan domestik hingga mancanegara, yang ingin menikmati momen liburan di Karimunjawa.
“Mulai H-4 sampai H+7 Lebaran, kami menambah jadwal. Dari yang biasanya sehari satu trip, bisa menjadi dua hingga tiga pelayaran kapal dalam sehari,” ungkapnya di Dermaga Pelabuhan Penyeberangan Jepara, pada Selasa (17/3).
Ia menyebutkan, sejumlah tanggal keberangkatan bahkan sudah penuh sejak jauh-jauh hari.
Tiket untuk tanggal 18, 19, 20, 23, 24, hingga 25 tercatat habis terjual. Hal tersebut menunjukkan tingginya animo masyarakat.
Pada hari biasa, dalam sepekan hanya terdapat sekitar delapan trip. Namun kini meningkat menjadi 12 hingga 13 trip.
Kapasitas kapal pun bervariasi. Seperti Express Bahari 3C dengan jumlah 220 penumpang, 1C 349 ataupun 8F dengan kapasitas 390 penumpang.
Tak hanya itu, program mudik gratis juga menjadi magnet tersendiri.
Dalam satu kapal, terdapat 150 warga Karimunjawa yang difasilitasi. Dengan total mencapai 300 orang per hari. Baik penyeberangan dari Jepara serta Karimunjawa.
Jadwal mudik gratis dijadwalkan pada 17, 19, 26, dan 28 Maret, dengan rute dari Pelabuhan Penyeberangan Jepara menuju Karimunjawa dan sebaliknya.
Melihat tingginya kunjungan, ke depan pihaknya juga berencana akan melakukan peremajaan armada.
Baca Juga: Pemkab Jepara Siapkan Bantuan UKT Mahasiswa, Program Kartu Sarjana Akan Diperluas
Salah satu kapal, dengan kapasitas sekitar 340-an penumpang, akan digantikan dengan armada baru berbahan fiber. Yang mampu menampung hingga 500 orang sekaligus.
Kapal dengan spesifikasi bahan tersebut, dipilih lantaran memiliki material komposit ringan, kuat, tahan karat. Serta perawatan lebih mudah.
“Ini bagian dari peningkatan layanan. Selain lebih aman dan nyaman, kuota penumpang juga lebih besar,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jepara, Deni Hendarko, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi lintas sektoral untuk mengantisipasi lonjakan arus mudik.
“Puncak arus mudik kami perkirakan hari ini atau besok. Penumpang terus mengalami peningkatan,” jelasnya.
Ia juga mengungkapkan, sebelumnya arus mudik darat dari wilayah Jabodetabek menuju Jepara dilayani delapan bus dengan total sekitar 400 penumpang.
Sebagian bus telah tiba pada Senin (16/3) malam, sementara sisanya menyusul dalam dua hari ini.
Ia juga menyebut, di antara warga Jepara yang mudik darat via bus tersebut di antaranya juga ada yang merupakan warga Karimunjawa.
Sehingga mendapatkan fasilitas mudik gratis dua tahap. Menggunakan bis dan kapal.
Untuk mendukung kelancaran arus mudik, pemerintah daerah telah menyiapkan dua posko pelayanan.
Pos tersebut tidak hanya berfungsi sebagai titik pengamanan, tetapi juga menjadi tempat beristirahat bagi para pemudik.
“Harapan kami, arus mudik tahun ini berjalan lancar, aman, dan selamat. Ke depan tentu akan kami tingkatkan lagi pelayanannya,” tandasnya.(fik)
Editor : Admin