Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Pemkab Jepara Siapkan Bantuan UKT Mahasiswa, Program Kartu Sarjana Akan Diperluas

M. Khoirul Anwar • 2026-03-16 11:54:16
SINERGI: Bupati Jepara Witiarso Utomo saat berkunjung ke Unisnu Jepara.
SINERGI: Bupati Jepara Witiarso Utomo saat berkunjung ke Unisnu Jepara.

 

JEPARA – Pemerintah Kabupaten Jepara berencana memperluas program Kartu Sarjana Jepara sekaligus menyiapkan bantuan pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi mahasiswa kurang mampu. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat investasi sumber daya manusia melalui sektor pendidikan tinggi.

Komitmen tersebut disampaikan Bupati Jepara Witiarso Utomo saat berkunjung ke Universitas Islam Nahdlatul Ulama (Unisnu) Jepara, Senin (16/3/2026).

Pertemuan yang berlangsung di bulan Ramadan itu tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga membahas berbagai gagasan strategis pembangunan daerah, khususnya di bidang pendidikan, kesehatan, dan ekonomi.

Rektor Unisnu Jepara Prof. Abdul Djamil mengatakan sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi menjadi langkah penting untuk meningkatkan kualitas pembangunan daerah. Salah satu yang dibahas adalah penguatan program Kartu Sarjana Jepara.

Menurutnya, peningkatan akses pendidikan tinggi dapat berkontribusi langsung terhadap peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Jepara.

“Pembahasan tidak hanya soal pendidikan, tetapi juga sektor kesehatan dan ekonomi. Ketiga sektor ini saling terkait dalam meningkatkan kualitas pembangunan daerah,” ujarnya.

Ia menambahkan, tren IPM Jepara yang terus meningkat menjadi sinyal positif bagi masa depan daerah. Kalangan akademisi pun optimistis pembangunan Jepara akan semakin maju jika kolaborasi antara pemerintah dan perguruan tinggi terus diperkuat.

“Kami optimistis Jepara bisa terus berkembang. Apalagi pemerintah daerah juga memberi perhatian besar terhadap sektor pendidikan,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Jepara Witiarso Utomo menegaskan bahwa penguatan sumber daya manusia menjadi prioritas pemerintah daerah dalam pembangunan jangka panjang.

Menurutnya, investasi di bidang pendidikan memang membutuhkan proses panjang, namun dampaknya akan sangat menentukan masa depan daerah.

“Pendidikan menjadi perhatian utama kami untuk menciptakan SDM yang unggul. Investasi di bidang ini memang tidak instan, tetapi hasilnya akan sangat besar bagi kemajuan Jepara,” jelasnya.

Saat ini, jumlah mahasiswa penerima program Kartu Sarjana Jepara yang bekerja sama dengan Unisnu tercatat sebanyak 152 orang. Pemerintah daerah berencana menambah jumlah penerima program tersebut agar lebih banyak warga Jepara bisa menempuh pendidikan tinggi.

Selain itu, Pemkab Jepara juga menyiapkan skema bantuan bagi mahasiswa yang mengalami kesulitan membayar UKT.

Bantuan tersebut rencananya akan disalurkan melalui Baznas bagi mahasiswa yang memiliki KTP Jepara.

“Mahasiswa yang mengalami kesulitan membayar UKT bisa dibantu melalui Baznas. Tentu dengan proses verifikasi agar bantuan tepat sasaran,” kata Witiarso.

Ia juga meminta pihak kampus melakukan proses penyaringan terhadap mahasiswa yang benar-benar membutuhkan bantuan tersebut.

Menurutnya, langkah ini penting agar tidak ada mahasiswa yang terpaksa menghentikan kuliah hanya karena kendala biaya.

“Jangan sampai ada anak Jepara yang putus kuliah hanya karena masalah biaya. Kalau ada yang benar-benar membutuhkan, harus kita bantu agar mereka bisa menyelesaikan pendidikan,” tegasnya.

 

 

 

Editor : Admin
#pendidikan jepara #mahasiswa kurang mampu #ipm jepara #Bantuan Pendidikan #Bupati Jepara Witiarso Utomo #Pemkab Jepara #UKT #Baznas jepara #unisnu jepara #Kartu Sarjana