JEPARA — Nuansa jelang lebaran turut dirasakan oleh anak yatim di Kabupaten Jepara. Begitupun dengan marbot-marbot masjid.
Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Jepara menyalurkan berbagai bantuan sosial. Dalam rangka menyemarakkan Ramadan melalui program Tebar Harapan Ramadan (THR) X Joyful Ramadan.
Melalui agenda yang digelar pada Kamis (12/3) tersebut, bantuan disalurkan kepada ratusan anak yatim, fakir miskin, hingga masyarakat yang membutuhkan.
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya Kemenag Jepara menyalurkan zakat, yang dihimpun dari para pegawai dan masyarakat melalui UPZ.
Kepala Kantor Kemenag Jepara, Akhsan Muhyiddin, menyampaikan bahwa zakat yang dihimpun di lingkungan Kemenag dimanfaatkan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Sekaligus memperkuat kepedulian sosial di bulan suci Ramadan.
“Zakat yang dihimpun melalui UPZ Kemenag kami salurkan untuk memberikan perhatian kepada masyarakat yang memiliki kekurangan dan membutuhkan bantuan,” ujarnya pada Jumat (13/3).
Dalam kegiatan tersebut, Kemenag Jepara juga menyalurkan santunan kepada sekitar 400 anak yatim dan fakir miskin.
Masing-masing penerima mendapatkan bantuan sebesar Rp 200 ribu. Sementara 30 marbot masjid mendapatkan Rp 1 juta.
“Untuk yang marbot masjid, per kecamatan dua orang. Ini sebagai apresiasi karena telah membantu memakmurkan masjid di Jepara,” imbuhnya.
Selain santunan, hingga saat ini juga telah diberikan bantuan modal usaha kepada 216 penerima. Bantuan ini diberikan untuk membantu masyarakat mengembangkan usaha kecil yang mereka jalankan.
Akhsan menjelaskan, sebelumnya kegiatan serupa dikenal dengan nama Festival Ramadan. Namun kini program tersebut dikembangkan dengan cakupan bantuan yang lebih luas.
Menurut Akhsan, program ini juga berbeda dengan program pemberdayaan ekonomi lain yang dijalankan Kemenag, seperti Mandiri MadinQu. Program tersebut fokus pada penguatan ekonomi lembaga pendidikan keagamaan dengan bantuan modal usaha dan sarana seperti gerobak usaha.
“Kalau Mandiri MadinQu lebih kepada pemberdayaan usaha, seperti penambahan modal dan bantuan gerobak yang rencananya dilanjutkan setelah Idulfitri. Sedangkan kegiatan kali ini fokus pada pemberian bantuan sosial,” jelasnya.
Selain penyaluran zakat, Kemenag Jepara juga turut mendukung program Masjid Ramah Pemudik.
Program tersebut telah diluncurkan pada Rabu (11/3) dengan pembagian 1.000 paket takjil di Masjid Baitussalam Lebuawu, Kecamatan Pecangaan.
Secara keseluruhan, terdapat 12 masjid di Kabupaten Jepara yang disiapkan menjadi masjid ramah pemudik sebagai tempat beristirahat, sekaligus mendapatkan layanan selama perjalanan mudik.
Sementara itu, pada Jumat (13/3), Kemenag Jepara juga kembali membagikan 1.000 paket takjil kepada masyarakat di Alun-Alun Jepara.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memeriahkan Festival Thong Tek Piala Bupati Jepara 2026, yang akan digelar pada malam hari dengan diikuti 25 grup peserta dari berbagai desa di Kabupaten Jepara.
Akhsan berharap berbagai kegiatan sosial dan keagamaan selama Ramadan tersebut, dapat memperkuat semangat berbagi serta menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Semoga bantuan yang disalurkan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan, serta menambah keberkahan di bulan suci Ramadan,” pungkasnya.(fik)
Editor : Mahendra Aditya