Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Diserbu 810 Buyer di IFEX, Transaksi Mebel Jepara Nyaris Rp 8 Miliar

M. Khoirul Anwar • Rabu, 11 Maret 2026 | 16:34 WIB

POTENSI: Bupati Jepara Witiarso Utomo berbincang dengan para pelaku usaha saat meninjau pelaksanaan JIFBW 2026 yang digelar di Gedung Wanita Jepara, Rabu (11/3).
POTENSI: Bupati Jepara Witiarso Utomo berbincang dengan para pelaku usaha saat meninjau pelaksanaan JIFBW 2026 yang digelar di Gedung Wanita Jepara, Rabu (11/3).

JEPARA – Industri mebel ukir Jepara kembali menunjukkan tajinya di pasar internasional. Keikutsertaan pelaku usaha asal Jepara dalam ajang Indonesia International Furniture Expo (IFEX) berhasil mencatat transaksi hingga Rp7.814.810.000.

Nilai transaksi tersebut tercatat di Jepara Paviliun dengan total 810 pengunjung buyer selama pameran furniture berskala internasional itu berlangsung.

Bupati Jepara Witiarso Utomo mengatakan sebanyak 20 pelaku usaha mebel Jepara berpartisipasi dalam IFEX tahun ini. Hasilnya, para peserta mampu mencatat transaksi miliaran rupiah selama pameran berlangsung.

“Alhamdulillah hasilnya kurang lebih sekitar Rp7 miliar lebih. Ini menunjukkan produk mebel Jepara masih sangat diminati pasar,” ujar Witiarso saat meninjau kegiatan Jepara International Furniture Buyer Weeks (JIFBW) 2026 di Gedung Wanita Jepara, Rabu (11/3/2026).

Menurutnya, nilai tersebut merupakan transaksi langsung yang terjadi selama pameran berlangsung. Hal itu dinilai memberikan dampak nyata bagi pelaku usaha mebel Jepara.

“Dengan transaksi langsung seperti itu berarti ada efek yang bisa langsung diterima oleh para pelaku usaha,” jelasnya.

Ia menilai penyelenggaraan IFEX tahun ini berjalan baik, baik dari sisi persiapan maupun kualitas produk yang ditampilkan peserta.

Produk-produk mebel yang dipamerkan oleh pelaku usaha Jepara dinilai mampu menarik perhatian buyer dari berbagai negara yang hadir dalam perhelatan tersebut.“

IFEX tahun ini persiapannya bagus, produk yang ditampilkan juga sangat bagus sehingga hasilnya juga bagus. Potensi ke depan tentu akan lebih baik lagi,” katanya.

Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Jepara tetap akan melakukan evaluasi keikutsertaan IFEX agar hasil di tahun berikutnya bisa semakin maksimal.

“Kami akan melakukan evaluasi terhadap hasil IFEX ini agar ke depan bisa lebih baik lagi,” lanjutnya.

Selain itu, Pemkab Jepara juga telah menyampaikan kepada Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) agar komposisi peserta pada pameran berikutnya memberi kesempatan lebih luas bagi pelaku usaha baru.

“Kami mengusulkan komposisinya 70 persen peserta baru dan 30 persen peserta lama yang sebelumnya belum sukses,” ungkap Witiarso.

Ia optimistis capaian transaksi tersebut dapat menjadi pemicu meningkatnya kepercayaan pasar global terhadap produk mebel Jepara.

Untuk keikutsertaan di IFEX 2027, Pemkab Jepara juga berencana meningkatkan proses kurasi produk agar kualitas dan keberagaman desain mebel Jepara semakin kompetitif di pasar internasional.

“Ke depan kurasinya akan kita tingkatkan. Keberagaman produk juga harus lebih luas sehingga daya saing produk Jepara semakin kuat di pasar global,” pungkasnya.

Editor : Mahendra Aditya
#pasar global #jepara #pameran #ifex #mebel #Buyer #furnitur