Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

IFEX 2026 Baru Dua Hari, Mebel Jepara Sudah Catat Transaksi Rp 2,41 Miliar

M. Khoirul Anwar • Minggu, 8 Maret 2026 | 09:46 WIB


MENARIK: Paviliun Jepara digeruduk buyer di IFEX 2026.
MENARIK: Paviliun Jepara digeruduk buyer di IFEX 2026.

JEPARA — Produk mebel Jepara kembali menarik perhatian pasar internasional. Dalam dua hari pertama ajang Indonesia International Furniture Expo 2026, Paviliun Jepara berhasil mencatat transaksi mencapai Rp 2.415.660.600.

Data tersebut dihimpun pada 5–6 Maret 2026 selama pameran yang digelar di Indonesia Convention Exhibition BSD.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jepara, Anjar Jambore Widodo, menyampaikan bahwa nilai transaksi tersebut berasal dari 20 pelaku usaha yang tergabung dalam Paviliun Jepara.

“Nilai itu merupakan laporan penjualan dari hari pertama dan kedua pameran,” ujarnya saat dihubungi, Sabtu (7/3/2026).

Selain mencatat transaksi miliaran rupiah, paviliun tersebut juga ramai dikunjungi calon pembeli. Selama dua hari pertama pameran, tercatat ada 243 pengunjung yang datang melihat langsung berbagai produk furnitur dari Jepara.

Menurut Anjar, pengunjung yang datang bukan hanya masyarakat umum, tetapi juga pelaku bisnis dan buyer yang mencari produk mebel untuk kebutuhan pasar internasional.

"Harapannya keikutsertaan di IFEX dapat memperluas jaringan pasar sekaligus membuka peluang ekspor bagi pelaku industri mebel Jepara,” jelasnya.

Dalam ajang Indonesia International Furniture Expo 2026 tahun ini, partisipasi pelaku industri mebel Jepara terbilang besar. Tercatat sebanyak 40 perusahaan dari Kota Ukir mengikuti pameran secara mandiri, sementara 20 pelaku usaha lainnya bergabung dalam Paviliun Jepara.

Secara keseluruhan, pameran IFEX 2026 diikuti lebih dari 500 peserta atau exhibitor dengan menampilkan lebih dari 5.000 produk furnitur dan kerajinan. Pameran berlangsung pada 5–8 Maret 2026.

Dari sisi asal pengunjung, sebagian besar datang dari Indonesia dengan persentase sekitar 25 persen dari total pengunjung Paviliun Jepara.

Kemudian disusul pengunjung dari India sekitar 13 persen dan China sekitar 6 persen.

Sementara itu, buyer dari negara-negara Eropa dan Amerika juga terlihat cukup aktif berkunjung. Di antaranya berasal dari Belanda, Spanyol, Inggris, serta Amerika Serikat yang masing-masing menyumbang sekitar 4 persen dari total pengunjung.

Selain itu, paviliun Jepara juga menarik minat pengunjung dari berbagai negara lain seperti Australia, Jepang, Korea Selatan, Turki, Prancis hingga sejumlah negara di kawasan Asia Tenggara dan Timur Tengah.

Keikutsertaan pelaku usaha Jepara dalam pameran internasional ini diharapkan semakin memperkuat posisi industri furnitur Jepara sebagai salah satu pusat produksi mebel terbesar di Indonesia sekaligus memperluas pasar ekspor ke berbagai negara.

Editor : Mahendra Aditya
#jepara #IFEX 2026 #HIMKI #dinas #mebel #transaksi #ekspor #furnitur