Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Ketua DPRD Jepara Kunjungi IFEX 2026, Dorong Ekspansi Pasar Global Furnitur Jepara

M. Khoirul Anwar • Jumat, 6 Maret 2026 | 22:01 WIB



KEREN: Stan Jepara pada IFEX 2026 membuka peluang memperbesar pasar global.
KEREN: Stan Jepara pada IFEX 2026 membuka peluang memperbesar pasar global.

JAKARTA — Ketua DPRD Kabupaten Jepara, Agus Sutisna, mengunjungi pameran Indonesia International Furniture Expo (IFEX) 2026 yang berlangsung di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, Jumat (6/3/2026). Kunjungan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pelaku industri furnitur Jepara yang tampil dalam pameran berskala internasional itu.

Ruang pameran dipenuhi berbagai produk furnitur unggulan Indonesia, mulai dari kursi rotan, meja kayu jati berukir, hingga desain furnitur modern yang menarik perhatian pembeli dari berbagai negara.
Agus Sutisna menilai pameran IFEX menjadi momentum strategis untuk memperluas akses pasar global bagi industri furnitur Jepara.

“IFEX bukan sekadar pameran, tetapi momentum penting bagi industri furnitur Jepara untuk memperluas akses pasar global. Jepara memiliki kekuatan pada kualitas, tradisi ukir, dan kreativitas desain yang harus terus dipromosikan ke dunia,” ujarnya.

IFEX sendiri dikenal sebagai salah satu pameran furnitur terbesar di Asia Tenggara. Pada penyelenggaraan tahun ini, pameran yang berlangsung pada 5–8 Maret 2026 menghadirkan lebih dari 500 peserta pameran dengan ribuan produk furnitur dan kerajinan unggulan Indonesia.

Ajang tersebut mempertemukan produsen, desainer, dan pembeli internasional dalam satu platform bisnis yang membuka peluang ekspor dan kerja sama perdagangan.

Saat mengunjungi paviliun Jepara, Agus juga berdialog dengan sejumlah pelaku industri mebel yang menampilkan berbagai produk unggulan, mulai dari furnitur berbahan kayu jati hingga desain kontemporer yang menyasar pasar global.

Menurutnya, industri furnitur merupakan salah satu sektor strategis bagi perekonomian Kabupaten Jepara. Karena itu, diperlukan dukungan berkelanjutan untuk mendorong inovasi desain, peningkatan kualitas produksi, serta perluasan akses pasar internasional.

“Jepara sejak lama dikenal sebagai kota ukir dan pusat industri mebel. Tantangan ke depan adalah bagaimana produk-produk ini terus beradaptasi dengan tren global tanpa meninggalkan identitas lokal yang menjadi kekuatan utama,” tambahnya.

Pameran IFEX juga menjadi ruang penting bagi pelaku industri untuk melakukan business matching dengan pembeli dari berbagai negara. Melalui pertemuan tersebut diharapkan terjadi transaksi dan kerja sama bisnis yang dapat meningkatkan nilai ekspor furnitur Indonesia, termasuk dari Jepara.

Bagi Agus Sutisna, kehadiran Jepara di panggung internasional seperti IFEX bukan hanya tentang menampilkan produk, tetapi juga menjaga reputasi daerah sebagai salah satu pusat furnitur terbaik di dunia.

“Jepara sudah memiliki nama besar di industri mebel. Tugas kita bersama adalah memastikan warisan itu terus berkembang dan mampu bersaing di pasar global,” pungkasnya.

 

Editor : Mahendra Aditya
#jepara #2026 #pameran #pasar #ketua dprd #HIMKI #ifex #ekspor