Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Daycare di Perusahaan Jepara Dikebut Tahun Ini, Bupati Witiarso Targetkan Semua Kawasan Industri Punya Fasilitas Anak

M. Khoirul Anwar • Kamis, 26 Februari 2026 | 16:59 WIB

MENDENGAR: Rapat di ruang kerja Bupati Jepara Witiarso Utomo membahas tentang fasilitas daycare di lingkungan kerja.
MENDENGAR: Rapat di ruang kerja Bupati Jepara Witiarso Utomo membahas tentang fasilitas daycare di lingkungan kerja.

JEPARA — Pemerintah Kabupaten Jepara menargetkan fasilitas daycare atau penitipan anak di lingkungan perusahaan mulai tersedia secara merata pada tahun 2026. Program ini dinilai strategis untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja, produktivitas industri, sekaligus mendukung terwujudnya daerah layak anak.

Komitmen tersebut mengemuka dalam audiensi antara Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) dengan Bupati Jepara Witiarso Utomo, Kamis (26/2/2026), di Ruang Kerja Bupati.

Dalam pertemuan itu, perwakilan FSPMI, Yohanes, menegaskan bahwa keberadaan daycare di perusahaan sudah menjadi kebutuhan mendesak bagi para pekerja, khususnya buruh perempuan dan keluarga muda.

“Daycare sangat penting. Dengan fasilitas ini, pekerja bisa bekerja lebih tenang, sementara kebutuhan anak tetap terpenuhi secara optimal,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Yeni Pujiastuti, salah satu pekerja PT Sami. Ia mengungkapkan jam kerja panjang, termasuk lembur, kerap mengurangi waktu kebersamaan dengan anak.

“Kalau sering overtime, waktu bersama anak jadi sangat terbatas. Ini berpengaruh pada kedekatan emosional,” tuturnya.

Dorong Produktivitas dan Cegah Stunting

Menanggapi aspirasi tersebut, Bupati Witiarso menegaskan dukungan penuh terhadap realisasi program daycare di perusahaan. Pemkab Jepara, kata dia, akan aktif mendatangi dan berkomunikasi langsung dengan manajemen perusahaan di kawasan industri.

“Nanti semua perusahaan akan kita datangi. Kita sampaikan program nasional daycare ini. Tujuannya bukan hanya membantu pekerja, tapi juga mencegah stunting dan menyiapkan SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan segera mematangkan petunjuk teknis (juknis) pelaksanaan. Dalam waktu dekat, manajemen perusahaan akan dipanggil untuk membahas skema implementasi secara detail.

Skema yang disiapkan mengedepankan kolaborasi antara pemerintah daerah, pengusaha, dan pekerja, agar program dapat berjalan berkelanjutan dan tidak memberatkan salah satu pihak.

Target Tahun Ini Terwujud

Witiarso optimistis, jika seluruh pihak bergerak bersama, fasilitas daycare di lingkungan industri Jepara bisa terealisasi dalam tahun ini.

“Kita support penuh. Tahun ini kita usahakan semua perusahaan punya daycare. Ini investasi jangka panjang untuk menyiapkan SDM unggul dan menjalankan amanah mencerdaskan kehidupan bangsa,” pungkasnya.

Dengan adanya daycare di tempat kerja, para pekerja diharapkan dapat lebih fokus dan produktif, sementara anak-anak memperoleh pengasuhan yang aman dan berkualitas. Program ini juga menjadi langkah konkret Pemkab Jepara dalam memperkuat perlindungan anak dan pembangunan sumber daya manusia berkelanjutan. (*)

 

Editor : Zainal Abidin RK
#anak #pemerintah #jepara #bupati #witiarso utomo #pekerja #daycare #perusahaan #pabrik