JEPARA — Nuansa merah menyala menyelimuti kawasan Pecinan di sepanjang Jalan Diponegoro, Jepara.
Lampion bergelantungan rapi, menciptakan suasana hangat dan memikat setiap mata yang melintas.
Tak hanya di kawasan Pecinan, sisi timur Alun-alun Jepara pun ikut berpendar.
Baca Juga: Baratan Kriyan Jepara 2026 Tampil Megah, Kirab 4,3 Km Hidupkan Sejarah Ratu Kalinyamat
Deretan lampion menghiasi malam kota, sementara di sekitar Tugu Pancasila, lampion-lampion unik tampak menempel dan berputar perlahan, menambah daya tarik visual.
Warga yang melintas tak jarang berhenti sejenak. Ada yang sekadar menoleh, ada pula yang mengabadikan momen dengan gawai.
“Baru Imlek tahun ini Jepara terasa seperti kota-kota besar. Nuansanya Imlek banget. Indah,” ujar Anggi, salah seorang warga yang terpesona suasana malam di kawasan Pecinan dan Alun-alun Jepara.
Menjelang perayaan Imlek 2577 Kongzili/2026 Masehi, pusat kota Jepara memang tampil lebih semarak.
Deretan lentera merah membentang di sepanjang Jalan Diponegoro, menjadi simbol perayaan sekaligus magnet wisata malam.
Bupati Jepara, Witiarso Utomo, mengatakan pemasangan lampion merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Jepara dan Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) yang dimulai sejak 2 Februari 2026.
“Sahabat-sahabat Tionghoa kami gandeng untuk bersama-sama memeriahkan Imlek di Jepara,” ujarnya.
Baca Juga: Dandim Jepara Cek Langsung Pengecoran Jalan TMMD 2026 di Desa Balong Jelang Pembukaan
Menurutnya, dekorasi lampion bukan sekadar ornamen, tetapi juga bentuk penghormatan terhadap tradisi dan keberagaman budaya di Bumi Kartini.
Selain kawasan Pecinan, lampion juga menghiasi area kompleks Kantor Bupati dan Sekretariat Daerah Jepara.
Lokasi-lokasi tersebut kini menjadi spot favorit warga untuk berfoto dan berbagi momen di media sosial.
Puncak perayaan Imlek di Jepara dijadwalkan berlangsung pada 25 Februari 2026 di Kelenteng Hok Tek Tong.
Sejumlah kegiatan akan digelar, mulai dari santunan anak yatim, buka puasa bersama, hingga atraksi barongsai.
Baca Juga: Transfer Dana Desa Jepara 2026 Menyusut, Bupati Wiwit Minta Petinggi Perketat Belanja
Menariknya, perayaan Imlek tahun ini juga beriringan dengan pelaksanaan Festival Ramadan di Alun-alun 1 Jepara.
Salah satu agenda yang akan tampil adalah pertunjukan thongtek, memperkaya warna budaya di tengah suasana religius.
Perpaduan tradisi Imlek dan Ramadan ini menjadi cermin harmoni antarumat beragama di Jepara.
Lampion-lampion merah yang bersinar di malam hari tak hanya mempercantik kota, tetapi juga menghadirkan pesan toleransi yang indah bagi seluruh masyarakat.
Editor : Ali Mustofa