Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Pamit Macul dan Tak Kunjung Pulang, Lansia 70 Tahun di Jepara Diduga Tenggelam

Fikri Thoharudin • Jumat, 30 Januari 2026 | 16:34 WIB
PENCARIAN: Tim gabungan tengah melakukan pencarian di sungai Desa Jlegong.
PENCARIAN: Tim gabungan tengah melakukan pencarian di sungai Desa Jlegong.

JEPARA — Seorang warga lanjut usia dilaporkan hanyut di sungai Desa Jlegong, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara, pada Jumat (30/1).

Korban diketahui bernama Dul Rohman (70), warga RT 02/RW 01 Desa Jlegong, Kecamatan Keling.

Camat Keling Lulut Andi Ariyanto menyampaikan peristiwa tersebut diperkirakan terjadi pada pukul 07.30 WIB. 

Korban sebelumnya berpamitan kepada keluarga, untuk pergi ke sawah seperti rutinitas hariannya. 

Namun hingga siang hari, korban tak kunjung pulang ke rumah.

Sekitar pukul 11.30 WIB, dua saksi, yakni Ali Ihwan (45) dan Patmi (66), mendatangi area persawahan tempat korban biasa beraktivitas. 

Namun, korban tidak ditemukan di lokasi.

Alih-alih bertemu dengan Dul Rohman, di lokasi sawah, saksi hanya menemukan sebuah cangkul milik korban yang tertinggal. 

Selain itu, terdapat bekas jejak kaki terpleset di tepi sungai yang mengarah ke aliran air.

Sehingga diduga kuat, korban terpeleset dan jatuh ke sungai.

Sungai tersebut diketahui memiliki kedalaman sekitar 7 meter. Kondisi tersebut memperkuat dugaan bahwa korban hanyut terbawa arus sungai.

Mengetahui kejadian itu, warga setempat langsung melakukan upaya pencarian awal secara manual di sekitar lokasi kejadian dan sepanjang aliran sungai.

Sekitar pukul 13.30 WIB, peristiwa tersebut kemudian dilaporkan secara resmi kepada pihak kepolisian. 

Selanjutnya, aparat Polsek Keling segera merespons laporan tersebut.

Petugas kepolisian tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 14.00 WIB untuk melakukan penanganan awal. 

Termasuk pengamanan lokasi dan pengumpulan keterangan saksi-saksi.

Dalam penanganannya, pihak kepolisian juga melakukan koordinasi. Dengan Tim SAR Jepara dan Tagana Jepara guna mempercepat proses pencarian korban yang diduga hanyut.

Hingga pukul 16.30, proses pencarian masih terus dilakukan oleh tim gabungan bersama warga setempat.

Menyisir area sungai dan titik-titik yang berpotensi menjadi lokasi korban terbawa arus.

"Semoga dimudahkan dan lekas ketemu," tandasnya.(fik)

 

Editor : Mahendra Aditya
#jepara #lansia #tenggelam