JEPARA - Banjir yang sempat merendam sejumlah wilayah di Jepara bagian selatan dilaporkan telah surut.
Di Desa Sowan Kidul, Kecamatan Kedung, genangan air sepenuhnya surut pada Senin (26/1), setelah sebelumnya mencapai 80 sentimeter.
Kondisi serupa terjadi di area persawahan Batukali dan Karangrandu.
Meski masih menyisakan dampak kerusakan pada lahan pertanian warga, sebagian besar genangan air di wilayah tersebut telah mengering.
Surutnya banjir diikuti dengan dimulainya normalisasi Sungai Jratunseluna.
Petinggi Desa Sowan Kidul Ahmad Dhuri mengatakan, sejumlah alat berat BBWS telah diterjunkan untuk melakukan pengerukan sedimen sekaligus memperkuat tanggul sungai.
“Sedimentasi di sungai ini sudah menumpuk sekitar 20 tahun lebih dan belum pernah tersentuh. Pendangkalan inilah yang menjadi salah satu penyebab sungai mudah meluap saat curah hujan tinggi,” ujarnya.
Akibat pendangkalan, lebar sungai yang semula sekitar 10 meter kini semakin menyempit.
Kondisi tersebut tidak hanya memicu banjir, tetapi juga berdampak pada sistem pengairan persawahan di sekitarnya.
Sebagian besar tanaman padi milik petani dilaporkan mengalami kerusakan akibat terendam banjir. (fik/war)