Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

9 Atlet Renang Jepara Terima Bonus dari FAI, Siap Tempur di Porprov Jateng 2026

M. Khoirul Anwar • Senin, 26 Januari 2026 | 14:55 WIB

 

SEMANGAT: Para atlet akuatik Jepara mendapatkan bonus penyemangat hadapi Porprov 2026.
SEMANGAT: Para atlet akuatik Jepara mendapatkan bonus penyemangat hadapi Porprov 2026.


JEPARA — Sebanyak sembilan atlet renang Kabupaten Jepara menerima bonus atau tali asih dari Pengurus Kabupaten Federasi Akuatik Indonesia (FAI) Jepara. Bonus tersebut diberikan kepada atlet yang berhasil lolos Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026.

Penyerahan tali asih berlangsung dalam Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) Pengkab FAI Jepara, Ahad (25/1/2026), di Aula Hotel Syailendra Jepara.

Kegiatan ini dihadiri Sekretaris Daerah Jepara Ary Bachtiar, Sekretaris Umum KONI Jepara Nur Kholis, Ketua Umum FAI Jepara Ajar Tri Raharjo, serta Ketua Harian FAI Jepara Arif Darmawan.

Kesembilan atlet penerima bonus yakni Satria Syaikh Maulana Raharja, Kwak Hong Je, Cintia Irawati Prastiti, Diajeng Ayu Cahyaningrum, Almaira Irdina Humaira, M. Ditra Maulana, Aryasatya, Yusril Huafa, dan Fathan Yusuf.

Ketua Umum FAI Jepara Ajar Tri Raharja mengatakan, Rakerkab menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus penguatan pembinaan atlet menuju Porprov Jateng 2026.

“Tema kami transformasi organisasi dan sinergitas meraih Jepara Emas di Porprov 2026. Raker ini bukan sekadar seremonial, tapi memastikan seluruh bidang bekerja sesuai tugasnya,” ujarnya.

Ia menyebut hasil Pra-Porprov menunjukkan potensi besar atlet renang Jepara. Pada ajang tersebut, Jepara meraih dua medali emas dan satu perak melalui Diajeng Ayu Cahyaningrum, serta tiga medali perunggu oleh Cintia Irawati Prastiti. Sejumlah atlet lain juga menembus peringkat empat dan lima besar Jawa Tengah.

Ajar menambahkan, pembinaan atlet dilakukan lebih awal meskipun program KONI belum sepenuhnya berjalan. FAI Jepara menginisiasi pemberian reward dan suplemen sebagai bagian dari persiapan jangka panjang.

“Olahraga prestasi itu terukur dan harus dipersiapkan sejak dini. Kami tidak menunggu, tapi memulai,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Umum KONI Jepara Nur Kholis mengapresiasi kesiapan program FAI Jepara. Ia menilai kepengurusan FAI telah memiliki perencanaan matang dan tinggal menjaga konsistensi pelaksanaan.

“Kami hanya mengingatkan agar program disesuaikan, karena ada potensi jadwal Porprov mundur ke Oktober,” ujarnya.

Penasihat FAI Jepara sekaligus Sekda Jepara Ary Bachtiar menilai prestasi renang Jepara menunjukkan kemajuan signifikan. Menurutnya, ketersediaan sarana dan prasarana berbanding lurus dengan capaian atlet.

“Pembinaan sejak dini, peningkatan kualitas pelatihan, dan efektivitas anggaran menjadi kunci prestasi berkelanjutan,” katanya.

Ary juga menjelaskan keterbatasan anggaran daerah berdampak pada pembinaan olahraga. Untuk Porprov Jateng 2026, Pemkab Jepara mengalokasikan anggaran Rp 5,492 miliar melalui KONI.

“Kami juga menggagas dukungan dari dunia usaha, karena di saat yang sama daerah fokus pada rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana,” ujarnya.

Ia berharap Rakerkab FAI Jepara mampu melahirkan program yang realistis dan berorientasi prestasi. Pemerintah daerah, kata dia, tetap mendukung pembinaan olahraga sesuai kemampuan keuangan daerah. (*)

Editor : Mahendra Aditya
#renang #jateng #jepara #atlet #bonus #FAI #akuatik #sekda #selam #porprov #berita jepara