JEPARA – Di tengah tekanan cuaca ekstrem, banjir, dan genangan lahan pertanian, Pemerintah Kabupaten Jepara menggelontorkan bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) senilai Rp7,7 miliar untuk menjaga produktivitas pangan daerah.
Bantuan diserahkan langsung oleh Bupati Jepara Witiarso Utomo kepada 34 kelompok tani, gabungan kelompok tani (Gapoktan), dan Unit Pengelola Jasa Alsintan (UPJA) di 12 kecamatan, Selasa (13/1/2026).
Langkah ini dinilai krusial untuk menyelamatkan lahan pertanian, khususnya tanaman padi, yang terdampak curah hujan tinggi dalam beberapa pekan terakhir.
“Bantuan alsintan ini kami dorong agar petani bisa segera bangkit, mempercepat olah tanah dan panen pascabanjir,” tegas Bupati Witiarso Utomo.
Alsintan yang disalurkan terdiri dari 14 unit traktor roda empat, 7 unit traktor crawler, 5 unit traktor roda dua, 5 unit pompa air, serta 3 unit combine harvester.
Seluruhnya disiapkan untuk mendukung percepatan tanam dan mengurangi potensi gagal panen.
Bupati menekankan, pompa air harus dimaksimalkan untuk mengatasi genangan lahan, sementara penggunaan alsintan dilakukan secara bergiliran agar manfaatnya merata bagi petani di wilayah terdampak.
Sementara itu, Ketua UPJA Kecamatan Tahunan, Rifa’i, menyebut bantuan traktor crawler sangat membantu persiapan musim tanam kedua.
“Traktor ini akan kami gunakan untuk mengolah sekitar 124 hektare lahan padi. Ini sangat membantu petani pascabanjir,” ujarnya.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Jepara, Mundhofir, mengungkapkan lonjakan signifikan bantuan alsintan tahun ini.
“Tahun 2026 ini naik 1.000 persen. Ini momentum penting bagi pertanian Jepara,” katanya.
Menurut Mundhofir, penerima bantuan harus memenuhi sejumlah kriteria, mulai dari terdaftar di database Kementerian Pertanian, kesesuaian lahan minimal 50–100 hektare, hingga komitmen meningkatkan produksi padi.
DKPP Jepara juga tengah memutakhirkan data lahan pertanian dan memetakan kembali kebutuhan alsintan untuk tahun berikutnya, khususnya di sentra produksi padi.
Pemkab Jepara berharap, suntikan alsintan ini mampu menjaga ketahanan pangan daerah, mempercepat pemulihan sektor pertanian pascabencana, serta menguatkan semangat gotong royong di tengah ancaman cuaca ekstrem.
Editor : Ali Mustofa