JEPARA — Insiden kebakaran dialami oleh warga Desa Sowan Kidul RT 3/RW 3, Kecamatan Kedung pada Jumat (9/1) pagi.
Niat mengisi bensin sepeda motor saat kondisi mati listrik, rumah hunian malah terbakar. Nanang Khosim, 45, segera melaporkan kejadi tersebut kepada Damkar Jepara.
Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Jepara, Edy Marwoto, menjelaskan bahwa sumber api berasal dari lilin yang menyala, saat pemilik rumah mengisi bensin.
Lilin dinyalakan karena kondisi listrik sedang mati. Tak terduga, percikan api menyambar bensin dan dengan cepat membesar.
"Petugas pemadam kebakaran menerima laporan kejadian pada pukul 05.28," sebutnya.
Dua unit armada pemadam kebakaran segera diberangkatkan. Masing-masing dari Pos Mako 113 dan Pos Kalinyamatan.
Tim pemadam tiba di lokasi kejadian pada pukul 05.40. Kemudian melakukan upaya pemadaman serta pendinginan untuk mencegah api kembali menyala.
“Proses pemadaman berjalan lancar dan api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 06.25,” ungkapnya.
Atas kejadian ini tidak ada korban jiwa. Namun kerugian ditaksir mencapai Rp 50 juta.
“Api pertama kali membakar dua unit sepeda motor, lalu merambat ke bagian bangunan rumah hunian,” imbuhnya.
Luas area yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar 10 x 4 meter.
Edy Marwoto mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati. Khususnya saat bersinggungan dengan bahan maupun benda-benda mudah terbakar.
“Kami mengingatkan warga agar tidak melakukan aktivitas berisiko tinggi. Seperti mengisi bensin, di dekat sumber api terbuka ataupun sambil merokok,” pungkasnya.(fik)
Editor : Ali Mustofa