JEPARA — Penyebab kebakaran gudang milik PT Pijar Sukma Furniture di Desa Kecapi, Kecamatan Tahunan, Jepara, mulai terungkap.
Berdasarkan keterangan petugas, api diduga dipicu percikan dari aktivitas pengelasan yang dilakukan di lantai atas gudang, Selasa (6/1) petang.
Kebakaran tersebut menghanguskan gudang dua lantai berukuran sekitar 40 x 20 meter yang digunakan sebagai area produksi dan penyimpanan furniture.
Api dengan cepat menjalar ke seluruh bangunan dan melalap barang-barang yang berada di dalamnya.
Kepala Satpol PP dan Damkar Jepara Edy Marwoto menyampaikan, laporan kebakaran diterima sekitar pukul 17.10 WIB.
Dari hasil penelusuran awal di lapangan, sumber api diduga berasal dari lantai atas gudang.
“Saat kejadian, ada pekerjaan pengelasan untuk perbaikan atap. Percikan api diduga mengenai material mudah terbakar yang berada di bawahnya,” ungkap Edy.
Material seperti kayu, foam, dan kertas yang tersimpan di dalam gudang mempercepat rambatan api.
Akibatnya, produk furniture yang telah selesai diproduksi dan siap dikirim ke pasar ekspor ikut hangus terbakar.
Tercatat sedikitnya lima kontainer lebih berisi perabot seperti tempat tidur, meja, dan kursi telah melalui proses finishing dan menunggu tahap stuffing sebelum akhirnya ludes dilalap api.
Proses pemadaman melibatkan 13 armada gabungan dari pemadam kebakaran, DLH, BPBD, serta bantuan armada perusahaan di sekitar lokasi.
Hingga malam hari, petugas masih melakukan pendinginan untuk mencegah api kembali menyala.
Saat kebakaran terjadi, masih terdapat sejumlah pekerja di area gudang. Seluruhnya berhasil menyelamatkan diri dan tidak ada korban jiwa.
Namun kerugian material ditaksir mencapai miliaran rupiah dan masih dalam proses pendataan.
Pihak berwenang menegaskan, dugaan penyebab kebakaran ini masih bersifat sementara dan akan dilakukan penyelidikan lanjutan untuk memastikan sumber api secara pasti. (fik/war)
Editor : Ali Mustofa