JEPARA — Kebakaran hebat yang melanda gudang produksi dan penyimpanan PT Pijar Sukma Furniture di Desa Kecapi, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara, Selasa (6/1) petang.
Insiden tersebut menyebabkan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp 20 miliar, setelah berbagai produk mebel siap ekspor hangus dilalap api.
Api melahap bangunan gudang dua lantai. Setelah dipastikan luas area terbakar sekitar 70 x 50 meter.
Kepala Satpol PP dan Damkar Jepara, Edy Marwoto, mengatakan laporan kebakaran diterima pihaknya sekitar pukul 17.05 WIB.
Petugas pemadam tiba di lokasi 13 menit kemudian, dan langsung melakukan upaya pemadaman.
“Api pertama kali muncul dari lantai atas gudang, lalu dengan cepat menjalar ke lantai bawah. Di dalam gudang terdapat banyak material mudah terbakar sehingga api cepat membesar,” ujar Edy Rabu (7/1).
Gudang yang terbakar diketahui menyimpan produk furniture yang telah melalui proses finishing dan siap dikirim ke luar negeri.
Barang sebanyak lima kontainer lebih berisi mebel seperti tempat tidur, meja, dan kursi dilaporkan ludes terbakar sebelum sempat dilakukan stuffing.
Menurut Edy, kebakaran diduga kuat dipicu aktivitas pengelasan yang tidak memenuhi standar keselamatan kerja.
Saat kejadian, terdapat pengerjaan konstruksi tangga di bagian atap gudang lantai atas.
“Percikan api dari proses pengelasan diduga mengenai tumpukan foam dan kertas di bawahnya. Di dalam gudang juga banyak material dan bahan mudah terbakar lainnya, sehingga api cepat menyebar,” jelasnya.
Proses pemadaman melibatkan 13 unit armada, terdiri dari empat unit Damkar Pos Mako 113, masing-masing satu unit dari Pos Bangsri dan Kalinyamatan, satu unit BPBD, dua unit DLH. Serta bantuan armada dari sejumlah perusahaan swasta di sekitar lokasi.
Puluhan personel gabungan dikerahkan untuk menjinakkan api. Api baru berhasil dijinakkan sepenuhnya sekitar pukul 22.15 WIB.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kendati saat kebakaran terjadi, masih terdapat beberapa pekerja di area gudang, namun seluruhnya berhasil menyelamatkan diri.
“Tidak ada korban jiwa. Semua pekerja yang berada di dalam gudang berhasil keluar dengan selamat,” tegas Edy.
Diketahui, PT Pijar Sukma Furniture merupakan perusahaan mebel berorientasi ekspor yang berdiri sejak 1999.
Memasarkan produknya ke berbagai negara di Asia, Eropa, Amerika, hingga Australia, serta menyerap ratusan tenaga kerja lokal di Jepara.
Disebutkan penyelesaian insiden tersebut dilakukan secara internal perusahaan. (fik)
Editor : Ali Mustofa