Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Kebakaran Lalap Gudang Produksi PT Pijar Suksma Furniture di Jepara

Fikri Thoharudin • Selasa, 6 Januari 2026 | 18:43 WIB

 

SI JAGO MERAH: Gudang produksi PT Pijar Sukma Furniture terbakar pada Selasa (6/1).
SI JAGO MERAH: Gudang produksi PT Pijar Sukma Furniture terbakar pada Selasa (6/1).

JEPARA — Asap hitam pekat membumbung tinggi ke langit pada Selasa (6/1) sore.

Menandai terjadinya kebakaran hebat di gudang produksi PT Pijar Sukma Furniture, Desa Kecapi, Kecamatan Tahunan. 

Kepulan asap yang terlihat bahkan dari jarak satu kilometer tersebut, membuat para warga berdatangan. Ingin menyaksikan peristiwa yang terjadi.

Ratusan warga tampak berkerumun di sekitar lokasi kejadian. 

Mereka berdatangan secara spontan, sebagian hanya ingin memastikan sumber asap, sebagian lain menyaksikan langsung amukan si jago merah dari dekat. Di lapangan belakang gudang maupun dari tepi Jalan Raya Kecapi.

Suasana di sekitar lokasi pun berubah riuh. Mencekam. Terlebih saat matahari telah tenggelam. 

Gudang PT Pijar Sukma Furniture yang terbakar berada di kawasan Prapatan Tuyem, tepatnya di RT 41/RW 7, Desa Kecapi. 

Api terlihat menjalar cepat, disertai asap tebal yang membuat jarak pandang semakin terbatas. Bau material seng dan material lainnya tercium agak menyengat di udara. Terlebih di area dekat gudang yang terbakar.

Warga setempat, Adam Raka (26), mengaku pertama kali melihat asap tebal muncul dari arah gudang saat aktivitas di dalam pabrik sudah berakhir.

"Awalnya asap dulu yang kelihatan. Waktu itu karyawan sudah bubar karena memang sudah jam pulang,” ujarnya di lokasi kejadian.

Tak berselang lama, api mulai membesar.

Beberapa kali terdengar suara letusan dari dalam bangunan, diduga berasal dari material produksi yang mudah terbakar.

Sebagian atap gudang juga terlihat runtuh, membuat warga hanya berani menyaksikan dari jarak aman.

Mereka tak membantu memadamkan. Lantaran lokasi kejadian dipagari tembok setinggi tiga meter. 

Mobil pemadam kebakaran tampak keluar masuk area pabrik.

Petugas Damkar dibantu beberapa warga berjibaku memadamkan api yang terus meninggi, seolah kejar-kejaran dengan kobaran yang cepat merambat.

Selang air digelar dari berbagai sisi untuk mengisolasi titik api agar tidak merembet ke bangunan lain.

Namun upaya dari pihak Damkar tersebut terkendala posisi bangunan yang tertutup rapat. Termasuk dari material seng maupun baja ringan.

Menurut keterangan warga, kebakaran diduga terjadi sekitar pukul 16.30 WIB.

“Kemungkinan setengah lima sore. Jam lima api sudah besar,” tambah Adam.

 

JAGO MERAH: Damkar dan warga berusaha memadamkan api.
JAGO MERAH: Damkar dan warga berusaha memadamkan api.

Belum diketahui berapa banyak kerugian yang dialami pemilik pabrik.

Hingga berita ini ditulis, petugas pemadam kebakaran masih melakukan upaya pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala.

Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

Sebagai informasi, PT Pijar Sukma Furniture merupakan perusahaan furniture klasik yang didirikan pada 14 Agustus 1999.

Perusahaan ini dikenal sebagai salah satu produsen furniture berorientasi ekspor, dengan pasar mencapai Asia, Eropa, Amerika, dan Australia, serta menyerap ratusan tenaga kerja di Kabupaten Jepara.(fik)

Editor : Mahendra Aditya
#Gudang Mebel #jago merah #terbakar