Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Didominasi Bangunan Tua Era 1970-an, Jepara Usulkan Revitalisasi Ratusan Sekolah ke Pusat

Fikri Thoharudin • Sabtu, 3 Januari 2026 | 13:15 WIB
SINERGIS: Mendikdasmen RI Abdul Mu
SINERGIS: Mendikdasmen RI Abdul Mu

JEPARA — Kerusakan gedung sekolah di Jepara terus diinventarisasi. Pendataan telah dilakukan secara bertahap.

Pemkab menyiapkan langkah perbaikan dan bantuan pusat menjadi harapan utama.

Kerusakan gedung sekolah di Kabupaten Jepara didominasi karena faktor usia. Banyak bangunan yang sudah tua.

Sebagian berdiri sejak 1970-an, yang merupakan SD Inpres era Soeharto.

Bupati Jepara Witiarso Utomo menyampaikan Pemkab berupaya aktif mengajukan bantuan.

Usulan ditujukan ke kementerian, khususnya Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI.

Pihaknya menyebut, pada 2025 lalu, bantuan revitalisasi gedung telah diterima sekolah-sekolah di Jepara.

Sebanyak 103 satuan pendidikan telah direvitalisasi. Sekolah ini terdiri dari negeri dan swasta, mulai dari PAUD hingga SMP, termasuk TK dan SKB.

Total anggaran mencapai Rp 67,9 miliar, yang dananya bersumber dari pusat. Hal itu digunakan untuk perbaikan gedung.

Pihaknya berharap bantuan tersebut berlanjut. Sehingga usulan kembali diajukan tahun ini karena jumlah sekolah rusak masih terbilang banyak.

Kepala Disdikpora Jepara Ratib Zaini menjelaskan pendataan dilakukan secara menyeluruh. Melibatkan pihak-pihak lintas sektor seperti dari Dinas PUPR.

Dari 570 SD negeri swasta, sekitar 260 diusulkan ke kementerian. Kemudian untuk jenjang SMP, sekitar 70 sekolah juga diusulkan.

"Penilaian (kerusakan, red) melibatkan tim teknis. Spesifikasi tersebut dilakukan oleh teman-teman di Dinas PUPR," sebutnya Sabtu (3/1).

Lebih lanjut dijelaskan, kerusakan diklasifikasi secara bertingkat. Seperti kategori ringan, sedang, berat. Hasil inventarisasi dari PUPR akan disinkronkan ke dalam Dapodik.

"Sementara untuk jenjang TK, jumlah yang diajukan sekitar 100 sekolah," katanya.

Perencanaan dimulai dari PUPR dan diverifikasi secara bersama dengan Disdikpora. Saat ini masih menunggu kabar baik berupa keputusan dari Kemendikdasmen.

“Usulan sudah naik ke pusat. Dikirim sejak November 2025 lalu," pungkasnya.(fik)

Editor : Mahendra Aditya
#jepara #perbaikan sekolah #revitalisasi #bantuan sekolah #mendikdasmen