Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

LDK di Pantai Mpu Rancak, 40 Siswa SMPN 2 Kalinyamatan Tanam Pohon dan Belajar Kepemimpinan Sejak Dini

Fikri Thoharudin • Senin, 22 Desember 2025 | 01:29 WIB
ANTUSIAS: Para siswa tengah melakukan penanaman pohon.
ANTUSIAS: Para siswa tengah melakukan penanaman pohon.

JEPARA - Pantai Mpu Rancak di Jepara pagi itu tidak hanya disambut deburan ombak, tetapi juga semangat 40 peserta Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK).

Pada Kamis (11/12), kegiatan LDK ini ditransformasikan menjadi agenda wisata edukasi yang berfokus pada penanaman tanggung jawab sosial dan kepedulian lingkungan. 

Kunjungan ini dirancang sebagai bekal krusial sebelum para peserta resmi dilantik menjadi pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) periode 2026.

Setibanya di lokasi, suasana antusias langsung menyelimuti area pantai. Para peserta dengan sigap dibagi menjadi beberapa kelompok kecil untuk memaksimalkan kegiatan.

Salah satu kelompok, Kelompok 4 yang beranggotakan Silvi, Ilham, Yusuf, dan didampingi oleh Azzalea, tampak bergegas menyisir area pantai. 

Mereka fokus mengumpulkan berbagai jenis sampah, mulai dari daun-daun kering, sampah plastik sisa aktivitas wisatawan, hingga puing-puing kecil lainnya. Semangat dan kelincahan mereka di bawah sinar matahari pagi menunjukkan keseriusan dalam menjalankan aksi nyata peduli lingkungan tersebut.

Aksi bersih-bersih pantai ini merupakan implementasi dari tujuan utama LDK. 

Salah satu pembimbing LDK, Hamami, menjelaskan bahwa kegiatan ini jauh melampaui sekadar aksi kebersihan pada umumnya. 

"Aksi kali ini tujuannya untuk membiasakan para siswa (peserta LDK, red) bertanggung jawab. Ini adalah proses pembentukan karakter sebelum mereka resmi dilantik menjadi pengurus OSIS periode 2026," tuturnya .

Dengan kata lain, tanggung jawab terhadap lingkungan adalah ujian pertama sebelum memegang tanggung jawab yang lebih besar dalam organisasi.

Selain membersihkan area yang kotor, peserta LDK juga dibekali dengan bibit pohon untuk ditanam di sekitar kawasan pantai. 

Bibit cemara dan matoa diserahkan kepada para peserta sebagai simbol penanaman harapan dan komitmen jangka panjang. 

Penanaman pohon ini menjadi pelajaran bahwa kepemimpinan yang baik harus mampu meninggalkan warisan yang bermanfaat bagi masa depan, tidak hanya bagi manusia, tetapi juga bagi alam. 

Dalam sesi pembekalan yang diberikan, para pemateri dari pembimbing LDK memberikan penekanan yang kuat mengenai konsep tanggung jawab kolektif.

Mereka menegaskan bahwa menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan bukanlah tugas eksklusif petugas kebersihan semata. 

Sebaliknya, ini adalah tanggung jawab seluruh pihak, terutama bagi generasi muda yang akan menjadi pemimpin masa depan. Pesan ini diharapkan dapat tertanam kuat dan menjadi prinsip yang dipegang teguh saat mereka menjalankan tugas sebagai pengurus OSIS.

Usai rampung dengan kegiatan fisik membersihkan dan menanam pohon, seluruh peserta berkumpul untuk sesi dokumentasi bersama.

Para peserta juga memanfaatkan kesempatan ini untuk berinteraksi dan mewawancarai penduduk lokal. Interaksi dengan masyarakat sekitar memberikan perspektif berharga mengenai dampak lingkungan terhadap kehidupan sehari-hari mereka.

Di penghujung hari yang penuh makna, para peserta bergegas membersihkan diri dan menikmati makan siang yang telah disediakan.

Tak sedikit dari peserta, menyampaikan bahwa aksi peduli lingkungan ini memberi pengalaman berharga yang tak terlupakan.

Kegiatan ini telah mengajarkan mereka bahwa kepemimpinan bukan hanya tentang berorganisasi di dalam ruangan, tetapi juga tentang kontribusi nyata di tengah masyarakat dan alam.

Kunjungan edukatif ke Pantai Mpu Rancak ini diharapkan tidak hanya meninggalkan kawasan pantai yang lebih bersih, tetapi juga dapat menjadi inspirasi bagi pelaksanaan kegiatan LDK di tahun-tahun mendatang, menetapkan standar bahwa pelatihan kepemimpinan harus selalu beriringan dengan penanaman nilai-nilai sosial dan lingkungan.

(Penulis: Ilham Bagas, Amel, Yusuf. Siswa SMPN 2 Kalinyamatan)

Editor : Mahendra Aditya
#jepara #smp #osis #peduli lingkungan #siswa #pantai