JEPARA – Jawa Pos Radar Kudus menggelar refleksi tahunan di Pantai Tirta Samudra, Bandengan, Jepara, Minggu (21/12).
Kegiatan yang dikemas hangat dan penuh kebersamaan itu mengusung tema “Beach Brotherhood and Fellowship 2025: Antusiasme Baru, Maju Bersatu.”
Seluruh peserta tampil kompak mengenakan dresscode atasan merah dan sepatu.
Sejak pagi, suasana pantai sudah dipenuhi semangat kekeluargaan.
Kegiatan refleksi tahunan ini dipandu dari awal hingga akhir oleh Anwar, yang berhasil menjaga alur acara tetap cair, tertib, dan penuh energi positif.
Rangkaian kegiatan diawali dengan aksi bersih-bersih pantai.
Direktur dan seluruh karyawan Jawa Pos Radar Kudus turun langsung memungut sampah di sekitar Pantai Bandengan.
Aksi ini menjadi wujud kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan, sekaligus pengingat pentingnya peran media dalam mengampanyekan kesadaran lingkungan.
Para peserta dibekali kantong plastik besar untuk mengumpulkan sampah yang berserakan di area pantai.
Usai kegiatan lingkungan, acara berlanjut ke sesi permainan (games) yang sarat makna filosofis.
Peserta dibagi ke dalam lima kelompok untuk menyelesaikan berbagai tantangan yang menuntut kerja sama dan kekompakan tim.
Game pertama menyusun puzzle dari potongan koran, disusul merangkai kata dari masing-masing anggota menjadi sebuah judul, serta permainan logika yang menguji kemampuan tim dalam menyelesaikan persoalan bersama.
Seluruh permainan berlangsung seru dan penuh gelak tawa.
Setiap tim saling berkoordinasi, bertukar ide, dan menguatkan satu sama lain demi mencapai tujuan bersama, sejalan dengan semangat kebersamaan yang diusung dalam refleksi tahunan ini.
Memasuki sesi berikutnya, peserta mendapatkan pemaparan dan refleksi singkat dari jajaran manajemen.
Manager Iklan Ugik WP, Manager Keuangan Etty Muyasaroh, Manager Event dan Koran Darul Ismawan, Pemimpin Redaksi Ulin Nuha, serta General Manager Zaenal Abidin menyampaikan pandangan, evaluasi, dan harapan untuk pengembangan Radar Kudus ke depan.
Puncak refleksi disampaikan oleh Direktur Radar Kudus, Baehaqi.
Dalam sambutannya, ia menyampaikan ketertarikannya mengadopsi tagline Pemerintah Kabupaten Jepara sebagai inspirasi.
Ia pun menetapkan tema Radar Kudus 2026, yakni “Satukan Tekad, Kuatkan Integritas, Bersama Menjadikan Radar Kudus Lebih Baik.”
Tema tersebut diharapkan menjadi pijakan bersama agar Radar Kudus terus bertumbuh dan semakin baik dari tahun-tahun sebelumnya.
Menjelang penutupan, seluruh peserta bersama-sama membaca sholawat Al Fatih, Nariyah, dan Asyghil masing-masing sebanyak 11 kali yang dipimpin oleh Luthi, dilanjutkan doa bersama oleh Ali Musthofa.
Acara ditutup dengan makan bersama menikmati hidangan gulai kambing dan rujak buah yang menggugah selera, ditemani kopi hangat di tepi pantai.
Kebersamaan kian terasa saat peserta bernyanyi santai dan berjoget bersama, menutup refleksi tahunan dengan penuh keakraban dan optimisme. (dik)
Editor : Mahendra Aditya