Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Bullying Jadi Alarm Sekolah, Bupati Jepara Turun Langsung Kuatkan Peran Guru

M. Khoirul Anwar • Minggu, 14 Desember 2025 | 00:12 WIB

RAMAH: Kebersamaan Bupati Jepara Witiarso Utomo dan para guru di Jepara.
RAMAH: Kebersamaan Bupati Jepara Witiarso Utomo dan para guru di Jepara.

JEPARA – Fenomena bullying di lingkungan sekolah menjadi perhatian serius di Kabupaten Jepara.

Sebanyak 24 SMP negeri dan swasta se-Kabupaten Jepara mengirimkan perwakilan guru untuk mengikuti sarasehan penguatan peran guru dalam membangun karakter siswa, Jumat (12/12/2025).

Kegiatan yang digelar di Vin Cafe & Resto Teluk Awur ini dihadiri langsung oleh Bupati Jepara H. Witiarso Utomo, S.E. Kehadiran orang nomor satu di Jepara tersebut menjadi penegasan bahwa isu perundungan di sekolah tidak bisa dianggap sepele.

Sarasehan dimoderatori oleh Kepala Disdikpora Jepara, Ratib Zaini, dengan menghadirkan Dra. Endang Yuliastuti, M.Pd., praktisi pendidikan sekaligus pengurus PGRI Pusat, sebagai narasumber utama.

Dalam pemaparannya, Endang mengungkapkan bahwa bullying sering berakar dari ketimpangan yang terjadi di antara siswa, baik dari sisi fisik, ekonomi, latar belakang sosial, hingga kondisi keluarga.

“Ketimpangan yang terlalu lebar kerap memicu sikap meremehkan, dominasi, dan kekerasan verbal maupun nonverbal di sekolah,” jelas Endang.

Ia menegaskan, guru memiliki peran strategis sebagai jembatan untuk meratakan perbedaan, menumbuhkan empati, serta membangun iklim kelas yang inklusif dan saling menghargai.

Sebagai langkah konkret pencegahan, Endang mendorong setiap sekolah untuk segera membentuk dan mengaktifkan Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK).

Tim ini idealnya melibatkan guru BK, wali kelas, dan komite sekolah, sehingga penanganan konflik bisa dilakukan sejak dini sebelum berkembang menjadi kasus serius.

Melalui sarasehan ini, para guru diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai pengajar akademik, tetapi juga pembentuk karakter dan pelindung psikologis siswa.

Dengan pendekatan humanis dan sistem pencegahan yang kuat, sekolah-sekolah di Jepara ditargetkan menjadi ruang aman, nyaman, dan bebas bullying bagi seluruh peserta didik.

 

Editor : Ali Mustofa
#jepara #negeri #smp #bupati jepara #witiarso utomo #pemkab #bullying #swasta #guru