JEPARA – Kabar menggembirakan datang bagi guru-guru madrasah di Kabupaten Jepara. Dalam rangkaian penyerahan Program Indonesia Pintar (PIP) di MA Matholiul Huda Kedung, MI Matholiul Huda Troso, dan MTs Darul Ulum Purwogondo, isu peningkatan kesejahteraan guru kembali menjadi perhatian utama.
Bupati Jepara, Witiarso Utomo (Mas Wiwit) berharap perjuangan peningkatan kesejahteraan guru madrasah dapat segera terwujud.
“Mudah-mudahan apa yang diperjuangkan bisa terwujud sehingga guru-guru madrasah bisa mendapatkan hak yang setara dengan guru umum,” ucapnya.
Bupati menegaskan bahwa peningkatan kesejahteraan guru akan berdampak besar terhadap kualitas pendidikan. “Pendapatan yang meningkat itu bisa membuat bahagia,” ujarnya.
Sebagai bentuk langkah nyata, Pemkab Jepara telah menggulirkan program Kartu Guru Sejahtera. Melalui program ini, pemerintah menyiapkan Rp 25 miliar yang disalurkan secara bertahap bagi sekitar 18 ribu guru madrasah.
“Kami sudah diskusi dengan Pergunu. Lewat Kartu Guru Sejahtera, kita berikan Rp 25 miliar yang akan disalurkan bertahap,” katanya.
Bupati juga berpesan agar pembagian dilakukan secara adil dan merata. “Monggo dibagi secara merata. Jangan sampai saling iri,” tegasnya.
Diharapkan Jadi Titik Awal Kesejahteraan Guru
Program ini diharapkan menjadi dorongan besar bagi peningkatan kualitas pendidikan keagamaan di Jepara. Kesejahteraan yang membaik dianggap mampu mendorong motivasi dan profesionalisme guru dalam menjalankan tugas.
Editor : Mahendra Aditya