Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Bupati Wiwit Ngantor di Mlonggo: Wisata Disiapkan Jadi Lokomotif Ekonomi Jepara di Tengah Pemotongan TKD Rp 232 M

M. Khoirul Anwar • Kamis, 11 Desember 2025 | 01:47 WIB
SUPPORT: Bupati Jepara kunjungi stand UMKM perajin batik pada Rabu (10/12).
SUPPORT: Bupati Jepara kunjungi stand UMKM perajin batik pada Rabu (10/12).

JEPARA — Bupati Jepara Witiarso Utomo kembali melaksanakan agenda Bupati Ngantor di Desa dengan berkantor di Desa Mororejo, Kecamatan Mlonggo, Rabu (10/12/2025).

Dalam kegiatan ini, Pemkab Jepara membahas strategi pembangunan daerah sekaligus penguatan sektor wisata di tengah pemotongan Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp 232 miliar.

Sekretaris Daerah Jepara, Ary Bachtiar, menjelaskan bahwa meski Jepara mengalami pengurangan anggaran cukup besar, pemerintah daerah telah menyiapkan langkah taktis. Salah satunya melalui penetapan ranperda pajak dan retribusi daerah untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Ary menegaskan bahwa pemotongan TKD tidak menghentikan pembangunan. Sejumlah program memang bergeser ke 2027, tetapi peluang pendanaan pusat tetap tersedia.

Jepara bahkan menerima alokasi Inpres Irigasi sekitar Rp 81 miliar, terbesar di Jawa Tengah, serta Inpres perbaikan sekolah Rp 45 miliar dan Inpres Jalan Daerah (IJD) yang sedang berproses.

“Meskipun TKD berkurang, kita hanya mengalami perlambatan, bukan penghentian,” kata Ary.

Mlonggo Disiapkan Jadi Pusat Wisata Unggulan Jepara

Dalam forum tersebut, pemerintah kecamatan memaparkan rencana besar pengembangan wisata Mlonggo.

Ary menyebut Kecamatan Mlonggo memiliki potensi besar untuk menjadi pusat wisata bahari dan desa wisata Jepara.

“Tadi disampaikan paparan terkait pengembangan wisata di Mlonggo. Pelaku wisata dan pelaku usaha merespons dengan positif,” ujarnya.

Tema pembangunan tematik tahun ini mengusung slogan MANTAB: Maju Pariwisatanya, UMKM Tumbuh Besar, yang akan dijalankan melalui kolaborasi antara pemerintah desa, pelaku usaha, hingga Pemkab Jepara.

Sejumlah destinasi unggulan seperti Pantai Pailus, Purancak, Blebak, hingga pesisir Mororejo akan dikemas menjadi paket wisata terpadu agar wisatawan memiliki lebih banyak pilihan dalam satu kunjungan.

“Akan dibuat paket wisata lengkap sehingga wisatawan punya banyak aktivitas saat datang ke Mlonggo,” jelas Ary.

Bupati Jepara Dorong Kolaborasi & Master Plan Pariwisata

Bupati Jepara Witiarso Utomo menegaskan bahwa pengembangan wisata harus berbasis perencanaan yang matang.

Menurutnya, potensi wisata Mlonggo sudah kuat, tinggal bagaimana perencanaan dan eksekusinya disatukan.

“Harus satu arah, mulai dari desa, pelaku usaha, sampai pemerintah kabupaten. Pemerintah kabupaten mendukung penuh, tetapi keberhasilan ini harus dikerjakan bersama,” tegasnya.

Bupati juga mengapresiasi antusiasme pelaku usaha dan pengelola wisata.

“Semangat kolaborasinya sudah ada. Tinggal kita jaga komitmennya supaya wisata berkembang dan UMKM ikut merasakan manfaatnya,” tambah Witiarso.

Pemkab Jepara menyampaikan bahwa pengembangan kawasan wisata terpadu di Mlonggo diharapkan mampu menjadi salah satu penopang PAD baru, sekaligus membuka peluang ekonomi lebih luas bagi masyarakat setempat di tengah menurunnya TKD.

Editor : Mahendra Aditya
#jepara #tkd #witiarso utomo #pemkab #bupati ngantor di desa #paket wisata