JEPARA – Dalam beberapa bulan terakhir, jumlah pemuda Jepara yang berhasil lolos seleksi Tentara Nasional Indonesia (TNI) meningkat tajam. Fenomena ini ternyata bukan kebetulan.
Ada program pembinaan rahasia yang selama ini tidak banyak diketahui publik—yakni SERANI, sebuah inisiatif langsung dari Dandim 0719/Jepara Letkol Arm Khoirul Cahyadi.
Program SERANI dirancang sebagai wadah pembinaan fisik, mental, serta kedisiplinan bagi para pemuda Jepara yang ingin mengikuti seleksi TNI.
Yang bikin heboh, program ini 100% gratis dan terbagi dalam lima klaster wilayah, sehingga calon peserta bisa berlatih di Koramil terdekat.
Latihan dilaksanakan rutin setiap Senin, Rabu, dan Jumat pukul 16.00 WIB, dipandu oleh pelatih dari jajaran Koramil setempat. Mulai dari Mayong, Welahan, Jepara Kota, Batealit–Mlonggo, hingga Bangsri–Keling–Donorojo.
Banyak peserta mengaku, tanpa SERANI mereka mungkin tidak lolos. “Latihannya terukur, terarah, dan benar-benar seperti seleksi sungguhan. Saya jadi lebih siap,” ujar salah satu pemuda yang kini resmi menjadi prajurit TNI.
Inisiatif Letkol Arm Khoirul Cahyadi ini membuat peluang pemuda Jepara semakin terbuka lebar. Orang tua pun merasa terbantu karena putra-putrinya dapat mempersiapkan diri tanpa harus mengeluarkan biaya besar.
Tak heran, angka kelulusan calon TNI dari Jepara tahun ini melonjak dan menjadi perbincangan. Banyak pemuda dari kecamatan lain bahkan ikut gabung karena mendengar keberhasilan para peserta SERANI.
Akun resmi @serani719jepara menyampaikan ajakan terbuka: “Bagi yang siap berlatih dan bercita-cita menjadi prajurit TNI, silakan datang ke klaster terdekat. Program ini gratis.”
Jepara kini jadi sorotan sebagai daerah penyumbang prajurit TNI terbanyak—dan kuncinya ada pada terobosan Dandim Letkol Arm Khoirul Cahyadi lewat program SERANI.
Editor : Mahendra Aditya