Jepara — Rehabilitasi Jembatan Banyuputih–Pendosawalan menghadirkan perubahan besar yang langsung terlihat dari struktur fisiknya. Jembatan yang sebelumnya berbahan besi dan dipenuhi lubang-lubang kecil kini telah berganti menjadi bangunan beton kokoh dengan panjang 31,8 meter dan lebar 6 meter.
Pada Selasa (7/10/2025), Bupati Jepara Witiarso Utomo bersama Kepala DPUPR Hery Yulianto meninjau langsung lokasi proyek.
Ia memastikan pekerjaan berjalan sesuai standar dan meminta kontraktor fokus pada kualitas akhir pembangunan.
“Jembatan ini adalah kebutuhan masyarakat. Kami ingin hasil yang kuat, aman, dan benar-benar bermanfaat bagi warga,” kata Bupati.
Saat ini, struktur utama jembatan telah selesai, sementara akses jalan dari arah Banyuputih dan Pendosawalan masih dalam tahap penyelesaian menggunakan alat berat. Pemerintah menargetkan seluruh pekerjaan rampung pada 27 Desember 2025.
Transformasi jembatan ini tidak hanya meningkatkan keselamatan pengguna jalan, tetapi juga menunjang mobilitas ekonomi dan aktivitas harian warga. Pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk terus memperbaiki infrastruktur demi mendukung pertumbuhan wilayah.
Editor : Mahendra Aditya