Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Hari Disabilitas Internasional 2025: Jepara Tegaskan Kesetaraan dan Ruang Berkarya Tanpa Batas

M. Khoirul Anwar • Minggu, 7 Desember 2025 | 20:56 WIB

 

BERDAYA: Wakil Bupati Jepara Gus Hajar mengunjungi stan produk dari penyandang disabilitas Jepara.
BERDAYA: Wakil Bupati Jepara Gus Hajar mengunjungi stan produk dari penyandang disabilitas Jepara.

JEPARA — Semangat inklusivitas kembali digaungkan Pemerintah Kabupaten Jepara dalam Peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) 2025 yang digelar Minggu (7/12/2025).

Bertempat di Panti Pelayan Sosial Lanjut Usia Potroyudan, acara ini menghadirkan komunitas disabilitas, relawan, hingga berbagai mitra sosial yang berkolaborasi memberikan layanan kesehatan, pemberdayaan, dan bantuan sosial.

Wakil Bupati Jepara M. Ibnu Hajar yang hadir mewakili Bupati, menegaskan bahwa HDI bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen Jepara sebagai daerah yang inklusif, ramah, dan setara bagi semua warganya.

“Tema kita ‘Setara Berkarya Berdaya Tanpa Batas’ bukan hanya slogan. Setiap insan dilahirkan dengan potensi. Keterbatasan fisik tidak pernah menghalangi seseorang untuk bermimpi dan berkarya,” ujar Gus Hajar.

Jepara Dorong Penyandang Disabilitas Jadi Subjek Pembangunan

Dalam sambutannya, Gus Hajar menekankan paradigma baru pemerintah daerah: penyandang disabilitas bukan objek belas kasihan, tetapi subjek pembangunan yang memiliki hak, ruang, dan kesempatan yang sama dalam pendidikan, pekerjaan, hingga kewirausahaan.

“Di Jepara, perbedaan adalah keistimewaan. Pemerintah membuka ruang selebar-lebarnya agar semua dapat berdiri sejajar dan percaya diri menatap masa depan,” ungkapnya.

Kolaborasi Nyata: Bantuan, Pelayanan Kesehatan, dan Pemberdayaan

HDI 2025 di Jepara juga dibingkai dengan berbagai aksi nyata, mulai dari:

penyediaan alat bantu disabilitas,

kursi roda dan bantuan sembako,

pelatihan pemberdayaan,

donor darah dan cek kesehatan,

dukungan logistik acara dari berbagai lembaga dan komunitas.

Seluruh rangkaian itu disebut sebagai bukti bahwa kepedulian di Jepara bukan hanya diucapkan, namun dilakukan.

Rangkaian pra-acara seperti sosialisasi bahasa isyarat, bantuan permakanan, kerja bakti, hingga penyerahan alat bantu dengar turut memperkuat pesan bahwa perhatian terhadap penyandang disabilitas merupakan komitmen berkelanjutan.

Penyandang Disabilitas Diajak Percaya Diri dan Berdaya

Di hadapan para peserta, Gus Hajar memberikan dorongan semangat penuh optimisme.

“Teruslah berkarya. Tunjukkan bahwa Anda mampu dan hebat. Anda adalah bagian penting dari kemajuan Jepara,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Pemkab Jepara akan terus hadir melalui program perlindungan, rehabilitasi, hingga jaminan sosial bagi penyandang disabilitas.

Ajak Semua Pihak Robohkan Stigma

Menutup rangkaian acara, Wakil Bupati mengajak seluruh masyarakat menjadikan HDI sebagai energi bersama untuk menciptakan Jepara yang lebih ramah dan membahagiakan bagi siapa pun.

“Mari merobohkan stigma dan membangun Jepara yang inklusif, di mana setiap orang merasa dihargai dan diberi ruang untuk tumbuh,” pungkasnya.

Editor : Mahendra Aditya
#gus hajar #jepara #M Ibnu Hajar #HDI #pemkab #Difabel #kesetaraan #hari disabilitas internasional