Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Bupati Jepara Witiarso Utomo: Perumdam Berbenah, Ini Tiga Prioritas Program Perumdam Tirta Jungpara

M. Khoirul Anwar • Jumat, 28 November 2025 | 20:31 WIB
CEK: Bupati Jepara Witiarso Utomo meninjau penyaluran air Perumdam Tirta  Jungpara di wilayah Kedung belum lama ini.
CEK: Bupati Jepara Witiarso Utomo meninjau penyaluran air Perumdam Tirta Jungpara di wilayah Kedung belum lama ini.

JEPARA — Bupati Jepara Witiarso Utomo menegaskan bahwa kualitas pelayanan publik tidak boleh menurun meski daerah menghadapi keterbatasan fiskal.

Termasuk dalam layanan air bersih yang selama ini mendapat banyak sorotan dari masyarakat.

Penegasan itu sejalan dengan pemaparan Direktur Perumdam Tirta Jungpara, Lukman Hakim, yang menyampaikan langkah-langkah percepatan peningkatan layanan air minum.

Ia menegaskan bahwa Perumdam harus benar-benar menjadi Perusahaan Air Minum, bukan lagi dijuluki masyarakat sebagai “Perusahaan Angin Minum”.

Perumdam mengajukan rencana penambahan lima titik air baku baru untuk memperkuat suplai bagi Jepara Kota hingga kawasan selatan, yaitu Kedung, Karangaji, Tedunan, Kaliombo, dan Ujungpandan.

Langkah ini diharapkan menjadi solusi jangka menengah atas persoalan keterbatasan debit serta kendala distribusi yang selama ini dikeluhkan warga.

Selain itu, Perumdam juga tengah menangani piutang pelanggan sebesar Rp 16 miliar, dengan target penyelesaian 50 persen pada 2026.

Efisiensi internal ini disebut menjadi bagian penting untuk memastikan perusahaan mampu meningkatkan kinerja layanan secara berkelanjutan.

Di sisi lain, Perumdam turut mengusulkan penyesuaian tarif karena Jepara menjadi satu-satunya daerah di Jawa Tengah yang belum melakukan penyesuaian.

Namun pihak perusahaan memastikan kebijakan tersebut tetap memperhatikan kemampuan masyarakat.

Lukman juga melaporkan perkembangan positif di wilayah Kedung, yang selama 10 tahun mengalami kekeringan, namun kini mulai teraliri kembali setelah dilakukan intervensi masalah secara intens. 

Bupati Witiarso menyebut langkah-langkah tersebut harus terus dipercepat agar kepercayaan publik meningkat.

“Air bersih adalah kebutuhan dasar. Masyarakat tidak ingin janji, tetapi layanan yang nyata. Kita ingin Perumdam benar-benar menjadi perusahaan air minum, bukan lagi perusahaan angin minum,” tegasnya.

 

Editor : Ali Mustofa
#jepara #Perumdam #air #PDAM #Witiarso Utomo Bupati Jepara