JEPARA - Kejurda bola voli indoor antar klub putri se-Jawa Tengah resmi digelar di Gedung Wanita Jepara, Senin–Kamis (24–27/11).
Acara dibuka langsung oleh Bupati Jepara Witiarso Utomo didampingi dengan Wabup M Ibnu Hajar, Wakil Ketua DPRD Jepara Pratikno dan sejumlah perwakilan Forkopimda.
Kejuaraan yang berlangsung pada malam hari ini menjadi ajang kejurda bola voli putri perdana di Jepara, sekaligus bagian dari program kemitraan yang didukung Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat.
Bukan tanpa alasan, penyelenggaraan kejuaraan ini ditujukan untuk dapat memfasilitasi tumbuhnya minat dan prestasi generasi muda di bidang olahraga.
Perwakilan panitia, Ahmad Islah Tamimi, menyampaikan bahwa turnamen ini menghadirkan delapan klub dari berbagai daerah di Jawa Tengah, yaitu Jepara, Kudus, Semarang, Kabupaten Semarang, dan Kendal.
“Ini kejuaraan bola voli antar klub putri se-Jateng. Pelaksanaan dilakukan malam hari, setiap hari dua game pertandingan. Ada delapan klub yang ikut serta,” ungkapnya usai pembukaan pada Senin (24/11).
Adapun delapan klub yang bertanding seperti misalnya Jatema Karanggondang, Bintang Muria Srikandang, Joyo Boyo Kecapi, Berlian Muda Kudus, Mitra Kencana Semarang, Dispora Kendal, Bhayangkara Grobogan dan Ivoba Faza Semarang.
"Total hadiah untuk pembinaan yang diperebutkan mencapai Rp 25 juta," katanya.
Menurut Islah, gelaran ini bersifat open sehingga seluruh peserta merupakan atlet aktif.
“Karena sifatnya open, kami ingin memberi kesempatan bagi talenta-talenta muda di Jepara dan daerah lain untuk berpartisipasi. Event seperti ini memang jarang, tapi sangat penting untuk penjaringan bibit (atlet, red) unggul, biasanya dari sini muncul atlet livoli,” jelasnya.
Ia menambahkan, geliat bola voli di Jepara terus menunjukkan tren positif, terutama di sektor putra dan kini tumbuh voli putri. “Dalam kejuaraan kali ini bahkan ada yang berusia 17 tahun sudah tampil percaya diri. Ada juga yang sudah senior," tuturnya.
Sementara itu, Bupati Jepara Witiarso Utomo mengapresiasi pelaksanaan kejurda ini. Ia menekankan pentingnya semangat sportivitas dan pembinaan atlet sejak dini.
“Kejurda bola voli ini bukan hanya soal mengejar hadiah, tetapi tentang membangun talenta dan meraih prestasi yang membanggakan. Terus jaga sportivitas, dan jadikan ini momentum menjaring atlet-atlet terbaik,” pesannya.
Gelaran Kejurda ini diharapkan menjadi langkah awal konsisten bagi Jepara untuk memperkuat fondasi prestasi voli, khususnya di sektor putri, serta menjadi ruang bertemunya bakat-bakat muda dari berbagai daerah.(fik)
Editor : Mahendra Aditya