Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Berkat Dukungan Lestari Moerdijat, Pendapa Kabupaten Jepara Terealisasi Menjadi Museum Kartini

Fikri Thoharudin • Sabtu, 15 November 2025 | 16:12 WIB
LEBIH HIDUP: Project Manajer Museum Kartini, Ikhwan Syaefulloh tengah mengecek persiapan peresmian Museum Kartini Jumat (14/11) sore.
LEBIH HIDUP: Project Manajer Museum Kartini, Ikhwan Syaefulloh tengah mengecek persiapan peresmian Museum Kartini Jumat (14/11) sore.

JEPARA — Upaya untuk merevitalisasi sekaligus melestarikan bangunan cagar budaya yakni Pendapa Kabupaten Jepara menjadi Museum Kartini tak lepas dari kiprah dan peran dari Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat.

Sejarah baru tercipta, setelah puluhan bahkan ratusan tahun lamanya tempat yang sarat akan nilai-nilai luhur, perjuangan terhadap kaum perempuan seakan kembali hidup.

Pendapa Kabupaten Jepara kini tinggal menghitung jam, untuk menjadi bagian dari Museum RA Kartini yang berada di kompleks Alun-Alun Jepara 1.

Menjadi ruang publik sepenuhnya. Tempat edukasi dan wisata yang kaya akan nilai sejarah perjuangan pemajuan perempuan.

Peresmian akan dilakukan langsung oleh Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon pada Sabtu (15/11) sore.

Project Manajer Museum Kartini, Ikhwan Syaefullohe menyampaikan bahwa pengalihfungsian tersebut mendapat dukungan pendanaan penuh dari Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat.

Dukungan tersebut dinilai menjadi pendorong utama percepatan lahirnya museum Kartini versi terbaru di pusat kota Jepara.

Sebelumnya, rentetan tersebut diawali oleh keseriusan pemerintah daerah Jepara. Pada pertengahan bulan sebelumnya, Bupati Jepara Witiarso Utomo telah menandatangani Surat Keputusan (SK) tentang pengalihan Pendapa Kabupaten Jepara menjadi museum.

Dalam SK Bupati Jepara Nomor 4321.1/3268 tentang Penetapan Museum RA Kartini Jepara disebutkan, Museum RA Kartini yang sebelumnya berkedudukan di Jalan Alun-Alun Nomor 1, Kelurahan Panggang, kini juga ditetapkan berkedudukan di Pendapa Kabupaten Jepara di Jalan Kartini Nomor 1, Kelurahan Panggang.

Ikhwan selaku Project Manager pendirian Museum Kartini—yang ditunjuk langsung oleh Lestari Moerdijat—menuturkan, bahwa hal tersebut kemudian menjadi gayung yang bersambut.

Menjadi komitmen kuat bersama Bupati Jepara serta pemerhati sejarah seperti dalam Rumah Kartini terhadap upaya pemajuan pendidikan, kebudayaan, maupun isu perempuan.

“Ibu Lestari menunjuk saya sebagai project manager. Beliau mengambil peran sangat penting, terutama dalam pendanaan penuh pembangunan Museum Kartini di pendapa baru ini,” ujarnya Jumat (14/11).

Menurutnya, pada awalnya museum ini diperkirakan hanya berupa penyegaran tampilan ruang. 

Namun seiring proses berjalan, proyek berkembang menjadi upaya serius untuk menjadikan museum tersebut sebagai destinasi budaya penting di Jepara. Sebagai living monument.

“Ternyata digarap sangat serius, tidak sekadar penataan ulang. Ibu Lestari berharap museum ini menjadi destinasi penting, sehingga beliau mendorong keterlibatan para ahli, akademisi hingga sejarawan dan penggiat budaya di Yayasan Rumah Kartini,” jelasnya.

Dalam waktu singkat, tim berhasil menyusun konsep awal dan menjalin komunikasi intensif dengan Bupati Jepara untuk mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah daerah.

Ikhwan juga menekankan bahwa dukungan Lestari Moerdijat bukan sebatas politik, melainkan cerminan kepekaannya terhadap perjuangan perempuan dan pendidikan, dua napas utama ajaran Kartini.

“Ibu Lestari tidak hanya menempelkan lukisan atau mengumpulkan buku tentang Kartini. Nilai-nilai Kartini itu betul-betul ia hidupkan,” ucapnya.

Menurutnya, Lestari Moerdijat yang juga melalui kerja-kerja di Komisi X DPR RI telah menyalurkan lebih dari 100 ribu beasiswa di Jepara, Demak, dan Kudus. Terbaru, ia juga mengupayakan lebih dari 1.500 beasiswa untuk anak-anak para pelaku ukir Jepara.

“Itu menjadi bukti bahwa pendidikan yang diperjuangkan Bu Lestari diterapkan sehari-hari, bukan seremoni. Itulah yang membuat Museum Kartini ini relevan dan hidup,” katanya.

Kick-off proyek Museum Kartini dilakukan sangat cepat.

Namun, Lestari ingin museum ini bukan sekadar tempat menyimpan koleksi, tetapi ruang hidup yang menggerakkan seni, budaya, pendidikan, dan literasi.

“Beliau ingin museum ini bukan peringatan tahunan seperti Hari Kartini di sekolah-sekolah, tetapi ruang yang menjalankan semangat Kartini setiap saat,” terangnya.

Museum Kartini versi baru ini direncanakan menjadi pusat program edukasi, ruang pamer pesona sejarah, galeri seni, hingga laboratorium literasi untuk publik.

"Kegiatan literasi, seni dan budaya diharapkan dapat menjadi kegiatan yang kian menghidupkan spirit Kartini di masa kini," tandasnya.(fik)

Editor : Ali Mustofa
#jepara #kartini #pendapa #museum