JEPARA — Puncak peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 di Kabupaten Jepara berlangsung berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Pemerintah Kabupaten Jepara menutup seluruh rangkaian HKN dengan gelaran Jepara Berselawat di Gedung Wanita Jepara, Rabu (12/11) malam.
Ratusan jemaah dari berbagai penjuru datang memadati lokasi acara yang menghadirkan penceramah KH. Abdul Majid Gufron. Lantunan selawat menggema, berpadu dengan semangat HKN yang mengusung tema “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat.”
Wakil Bupati Jepara Muhammad Ibnu Hajar —akrab disapa Gus Hajar— hadir mewakili Bupati Jepara H. Witiarso Utomo. Dalam sambutannya, ia berharap kegiatan berselawat membawa keberkahan bagi masyarakat.
“Dengan memperingati Hari Kesehatan Nasional melalui selawat, Insyaallah masyarakat Jepara diberi kesehatan dan keselamatan oleh Allah SWT,” ujarnya.
Gus Hajar juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga kesehatan yang terus melayani masyarakat tanpa lelah, bahkan hingga pelosok daerah.
“Mereka inilah garda terdepan. Berkat pengabdian mereka, masyarakat bisa menikmati hidup yang lebih sehat,” ungkapnya.
Ia menambahkan, kegiatan berselawat sekaligus menjadi momentum memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.
Menurutnya, selawat bukan hanya ungkapan cinta kepada Rasulullah, tetapi juga ikhtiar menjaga daerah dari marabahaya. Selaras dengan semangat HKN untuk melahirkan generasi yang sehat dan tangguh.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Jepara Hadi Sarwoko menyebut pelaksanaan HKN dengan nuansa religius mendapat apresiasi dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah.
"Kesehatan bukan hanya soal fisik. Melalui selawat, kita mendekatkan diri kepada Allah SWT agar sehat lahir dan batin,” ujarnya.
Hadi menegaskan, semangat HKN tahun ini sejalan dengan visi Jepara MULUS (Makmur, Unggul, Lestari, dan Religius).
Selain berselawat, rangkaian HKN juga diwarnai kegiatan sosial dan olahraga, seperti lomba tenis meja, lomba kebersihan antar Puskesmas, donor darah, bazar UMKM, hingga penyaluran bantuan sosial untuk yatim piatu, penyandang disabilitas, dan penerima program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Acara turut dihadiri Sekda Jepara Ary Bachtiar, jajaran Forkopimda, anggota DPRD, para kepala perangkat daerah, direktur rumah sakit, kepala puskesmas, serta perwakilan BUMD, BPJS, dan PMI. (war)
Editor : Mahendra Aditya