Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

HUT ke-11 Jawa Pos Radar Kudus Biro Jepara, Gelar Pelatihan Jurnalistik untuk Asah Minat Menulis Siswa SMP

Fikri Thoharudin • Selasa, 11 November 2025 | 02:42 WIB
ANTUSIAS: Para perwakilan dari tiap sekolah mengikuti pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan oleh Radar Kudus bekerja sama dengan MKKS pada Senin (10/11).
ANTUSIAS: Para perwakilan dari tiap sekolah mengikuti pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan oleh Radar Kudus bekerja sama dengan MKKS pada Senin (10/11).

JEPARA – Jawa Pos Radar Kudus Biro Jepara bekerja sama dengan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Kabupaten Jepara, menggelar Pelatihan Jurnalistik bagi siswa SMP se-Kabupaten Jepara pada Senin (10/11).

Kegiatan yang dihelat di Aula SMP Negeri 6 Jepara ini diikuti oleh seratusan siswa dan guru, perwakilan dari sejumlah SMP se-Jepara. 

Kegiatan dibuka Kabid Pemuda dan Olahraga pada Disdikpora Jepara Abdul Khalim. Pihaknya mendukung penuh. Karena, untuk mengasah minat dan pemahaman siswa mengenai dunia jurnalistik, baik secara konvensional maupun digital.

Hal senada juga disampaikan Wakil Ketua MKKS SMP Jepara Muh. Suhari. Pihaknya menggandeng Jawa Pos Radar Kudus untuk memberikan wawasan jurnalistik kepada peserta didik SMP. 

General Manager Jawa Pos Radar Kudus Zainal Abidin menyebutkan, melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan mampu mamahami dasar-dasar penulisan berita. Serta praktik langsung terkait dengan kerja-kerja jurnalistik.

Pihaknya menekankan pentingnya penyampaian informasi yang akurat dan berimbang.

Acara dibagi menjadi dua sesi. Pada sesi pertama, materi disampaikan oleh Muhammad Khoirul Anwar, sebagai Kepala Biro Jepara.

Dalam paparannya, Anwar menjelaskan pengertian dasar berita, tugas seorang wartawan, serta unsur-unsur berita.

Suasana kegiatan berlangsung interaktif, di mana peserta tampak antusias mengikuti setiap penjelasan yang diberikan.

Antusiasme peserta tampak ketika diberikan kesempatan untuk praktik langsung serta membuat lead berita, mengenai kegiatan pelatihan.

Pada akhir sesi ini juga, Anwar juga memberikan kesempatan bagi para peserta untuk memberikan pertanyaan seputar jurnalistik. 

Aslam, siswa dari perwakilan SMP Negeri 1 Pecangaan, memberikan pertanyaan menarik mengenai batasan berita politik, sedangkan salah satu perwakilan guru menanyakan mengenai aturan berita serta aliran-aliran dalam membuat berita.

Dalam sesi kedua, peserta pelatihan jurnalistik, baik siswa maupun guru, diajak untuk menelusuri dunia jurnalistik lebih mendalam.

Khususnya mengenai jurnalisme di era digital oleh wartawan Jawa Pos Radar Kudus Biro Jepara, Fikri Thoharudin.

Melalui kisah-kisah yang dibagikan, Fikri memancing rasa ingin tahu para peserta tentang proses kerja seorang jurnalis di lapangan, mulai dari peliputan hingga penulisan berita yang akurat dan berimbang.

Dalam paparannya, Fikri menekankan pentingnya disiplin konfirmasi dalam proses menulis berita. 

Ia membagikan sebuah pengalaman pribadi tentang temannya, seorang aktivis yang mengangkat isu tambak udang di Karimunjawa melalui media sosial. Meski bermaksud baik, temannya sempat dijerat UU ITE karena ada pihak petambak yang merasa terganggu atas unggahan tersebut.

Melalui kisah tersebut, Fikri mengingatkan para siswa dan guru agar selalu berhati-hati dalam menulis berita dan menyampaikan pendapat di ruang publik, baik lewat media massa maupun media sosial.

Menjelang akhir kegiatan, peserta mendapat tantangan menarik, yakni memotret pemandangan dan objek-objek di lingkungan SMP Negeri 6 Jepara untuk dijadikan bahan berita. 

Tantangan ini melatih siswa dalam memilih sudut pandang foto yang sesuai tema dan menyusun caption yang relevan dan menggugah. 

Peserta dengan hasil terbaik berkesempatan memperoleh hadiah berupa buku sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas mereka.

Melalui rangkaian pelatihan ini, para siswa dan guru diharapkan dapat membawa pulang pelajaran berharga tentang dunia jurnalistik, sekaligus menumbuhkan semangat literasi dan kepedulian terhadap informasi di kalangan generasi muda di Jepara.

Kegiatan pelatihan jurnalistik ini dilaksanakan bersamaan dengan ulang tahun ke-11 Kantor Jawa Pos Radar Kudus Biro Jepara. Dalam prosesnya juga dilakukan ziarah ke Makam Sultan Hadlirin dan Ratu Kalinyamat di Mantingan.

*Berita ini ditulis oleh peserta pelatihan jurnalistik (ASLAM–ABIYU/SMPN 1 PECANGAAN)

Editor : Mahendra Aditya
#pelatihan jurnalistik #jepara #Radar Kudus #jawa pos