JEPARA – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Jepara terus diperluas. Terbaru, satu lagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) resmi beroperasi di Desa Bangsri, Kecamatan Bangsri, Senin (15/9/2025).
SPPG Bangsri digagas oleh Yayasan Al Fitroh Watuaji Kecamatan Keling. Peresmian dibuka Bupati Jepara H. Witiarso Utomo (Mas Wiwit) yang diwakili oleh Wakil Bupati Muhammad Ibnu Hajar (Gus Hajar).
Layani Ribuan Anak Sekolah
Kepala SPPG Bangsri, Bayu Dimas Yolanda, menyebut penerima manfaat MBG di desa tersebut mencapai 2.386 orang dari 15 sekolah.
“Untuk tahap awal, distribusi baru menjangkau 9 sekolah terdekat dengan dapur MBG. Ke depan, semua sekolah akan terlayani,” jelas Bayu.
Bayu menegaskan, dapur MBG bukan hanya soal pemenuhan gizi harian, tetapi juga fondasi untuk menyiapkan generasi emas 2045 yang sehat, kuat, dan berdaya saing.
Sinergi untuk Generasi Emas
Wakil Bupati Gus Hajar menekankan bahwa kehadiran SPPG Bangsri selaras dengan visi Presiden Prabowo Subianto dalam membangun sumber daya manusia (SDM) dan memperkuat ketahanan pangan.
“SPPG ini bukan sekadar menyediakan makanan, tapi menyiapkan generasi Jepara yang cerdas dan tangguh. Sinergi pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat sangat penting agar program ini berhasil,” ujar Gus Hajar.
Target 119 SPPG di Jepara
Hingga September 2025, sudah ada 24 SPPG yang beroperasi di Jepara. Jumlah ini akan terus bertambah hingga mencapai target 119 unit dapur gizi yang tersebar di seluruh kecamatan.
“Saya titip pesan, jaga kualitas layanan gizi di setiap SPPG. Jangan sampai ada kasus keracunan atau diare akibat MBG. Kalau semua pihak terlibat, layanan gizi di Jepara akan semakin kuat,” pungkas Gus Hajar.
Editor : Ali Mustofa