Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Menguatkan Branding UMKM Lokal: Tim KKN UNISNU Jepara Dampingi UMKM Tahu KDK Desa Daren Melalui Media Visual dan Digitalisasi Marketing

Redaksi Radar Kudus • Jumat, 29 Agustus 2025 | 17:20 WIB
Tim KKN UNISNU Jepara lakukan pendampingan UMKM Tahu KDK Desa Daren Nalumsari Jepara
Tim KKN UNISNU Jepara lakukan pendampingan UMKM Tahu KDK Desa Daren Nalumsari Jepara

Jepara – Suasana semangat dan penuh antusias tampak terlihat di rumah produksi UMKM Tahu KDK yang berlokasi di Desa Daren, Kecamatan Nalumsari, Kabupaten Jepara.

Tim KKN UNISNU Jepara melaksanakan program pengabdian masyarakat berbasis kemitraan dengan mengusung tema “Peningkatan Branding melalui Media Visual dan Digitalisasi Marketing”.

Kegiatan ini dilakukan sebagai jawaban atas berbagai permasalahan yang dihadapi UMKM Tahu KDK, yang sudah berdiri lebih dari 15 tahun.

Permasalahan yang ditemukan meliputi kualitas kedelai yang tidak konsisten, lemahnya identitas visual usaha, serta minimnya pemanfaatan digital marketing.

Tidak hanya itu, citra usaha sempat menurun akibat persoalan limbah produksi yang pernah menimbulkan konflik sosial di masyarakat.

Dalam rangkaian kegiatan, tim KKN memberikan pelatihan pemilihan dan penyimpanan bahan baku kedelai, pembuatan banner dan kemasan bermerek, serta pendampingan digital marketing melalui akun media sosial Instagram dan TikTok.

Selain itu, tim juga menyusun katalog produk dan membantu menghidupkan kembali citra positif usaha melalui konten kreatif yang menampilkan proses produksi higienis serta pemanfaatan biogas untuk mengelola limbah cair.

Pendampingan ini disambut positif oleh pemilik usaha. “Kami merasa terbantu karena kini produk tahu kami punya identitas yang jelas dengan kemasan dan banner baru.

Promosi lewat media sosial juga membuat usaha kami lebih dikenal luas. Harapan kami, dengan adanya pendampingan ini, penjualan bisa meningkat dan usaha bisa terus berkembang,” ujar perwakilan UMKM Tahu KDK.

Masyarakat sekitar juga memberikan respon baik, khususnya setelah adanya pemanfaatan limbah padat berupa ampas tahu yang dijadikan pakan ternak.

Beberapa warga mulai rutin mengambil ampas tahu untuk diberikan kepada sapi dan kambing, sehingga tercipta hubungan timbal balik yang saling menguntungkan antara pelaku usaha dan lingkungan sekitar.

Dengan adanya program kemitraan ini, UMKM Tahu KDK tidak hanya memperoleh pengetahuan teknis, tetapi juga mengalami transformasi menuju usaha yang lebih modern, ramah lingkungan, dan adaptif terhadap era digital.

Harapannya, branding yang kuat dan strategi pemasaran digital yang telah dibangun dapat terus dilanjutkan secara mandiri, sehingga UMKM Tahu KDK mampu bertahan dan bersaing di tengah ketatnya persaingan industri tahu lokal.

Editor : Mahendra Aditya
#Digital marketing UMKM Jepara #jepara adalah #KKN UNISNU Jepara 2025 #unisnu #unisnu jepara #kkn unisnu jepara #UMKM Tahu KDK Daren