JEPARA - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Nahdlatul Ulama (UNISNU) Jepara Angkatan-XIX Tahun 2025 mengadakan program pendampingan untuk UMKM jamu tradisional di Desa Batukali, Kecamatan Kalinyamatan.
Kegiatan yang berlangsung mulai 23 Juli hingga 23 Agustus 2025 ini bertempat di kediaman mitra UMKM.
Fokus utama pendampingan adalah memperkuat identitas usaha serta meningkatkan daya saing produk.
Para mahasiswa memberikan bantuan komprehensif, mulai dari pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) sebagai legalitas usaha, merancang kemasan yang menarik, hingga mendesain stiker dan logo merek.
Mereka juga membuat spanduk promosi untuk UMKM Jamu Tradisional Pak Les.
Selain itu, tim KKN juga memberikan pelatihan pemasaran digital dengan membimbing mitra dalam memasarkan produknya melalui platform toko online seperti Tokopedia dan ShopeeFood. Pada akhir program, dilakukan penyerahan stiker, kemasan, dan spanduk secara simbolis kepada pemilik usaha.
"Program ini merupakan wujud nyata sinergi antara mahasiswa dan masyarakat dalam mengembangkan potensi lokal," ujar Irfan Pramudia, salah satu mahasiswa KKN. "Dengan legalitas dan branding yang kuat, ditambah pemanfaatan teknologi digital, UMKM jamu Batukali diharapkan mampu lebih berdaya saing," tambahnya.
Program ini disambut baik oleh pemilik UMKM, yang merasa sangat terbantu dalam mengembangkan usahanya agar lebih modern dan dikenal luas oleh masyarakat.
Diharapkan, melalui langkah-langkah ini, produk jamu tradisional Batukali dapat menjangkau konsumen yang lebih luas, tidak hanya di sekitar desa, tetapi juga di pasar digital yang lebih besar.
Editor : Mahendra Aditya