JEPARA – Menjelang Hari Pelanggan Nasional, PLN UIK Tanjung Jati B melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat.
Yaitu dengan menyalurkan santunan dan paket sembako kepada seorang guru ngaji di Desa Kedungcino, Kecamatan Jepara, Kabupaten Jepara, pada Senin (25/8)
Penerima manfaat adalah Supriyanto (48), seorang guru ngaji yang sejak tahun 2001 dengan konsisten mengabdikan dirinya mendidik anak-anak di Madrasah Diniyah Miftahul Huda pada sore hari, serta di musholla dekat rumahnya pada malam hari.
Meski hanya menerima bisharoh Rp200 ribu per bulan dari madrasah, sementara di musholla beliau tidak mendapat bayaran sama sekali, semangatnya untuk membimbing generasi muda membaca Al-Qur’an dan memahami agama tak pernah surut.
Di sela kesibukannya, Supriyanto juga bekerja sebagai nelayan pencari ikan untuk membantu kebutuhan hidup keluarga.
Ia tinggal bersama istri, Sri Hasanah, yang berperan sebagai ibu rumah tangga, serta tiga anaknya yang masih bersekolah—anak pertama di SMA, anak kedua di MI, dan anak bungsu yang baru berusia tiga tahun.
General Manager PLN UIK Tanjung Jati B, Dony Ocniza, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari dedikasi PLN sebagai BUMN, tidak hanya menghadirkan listrik andal, tetapi juga hadir dalam kegiatan sosial yang menyentuh langsung masyarakat.
“Momentum Hari Pelanggan Nasional mengingatkan kita bahwa pelayanan PLN tidak terbatas pada penyediaan listrik semata, tetapi juga bagaimana kami hadir mendukung masyarakat, termasuk para guru ngaji yang tulus membimbing generasi muda. Ini adalah bentuk nyata kepedulian PLN bagi masyarakat di sekitar wilayah kerja kami,” ujar Dony.
Melalui program sosial ini, YBM PLN UIK Tanjung Jati B terus menegaskan komitmennya untuk berbagi manfaat, menghadirkan keberkahan bagi masyarakat yang membutuhkan, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan antara PLN sebagai BUMN dengan para pelanggan dan masyarakat luas. (*)
Editor : Ali Mustofa