JEPARA - Jembatan Kali Kanal Kelurahan Saripan mulai dilakukan pembongkaran pada Senin (25/8) kemarin. Kegiatan tersebut merupakan upaya tindak lanjut karena jembatan perlu dilakukan perbaikan.
Sementara itu pekerjaan bongkar-bangun jembatan sendiri membutuhkan waktu hingga dua setengah bulan ke depan. Dengan estimasi waktu pelaksanaan 25 Agustus – 2 Oktober.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Jepara Hery Yulianto menyebutkan jembatan yang menghubungkan area Jepara Kota tersebut memang membutuhkan perbaikan.
Perbaikan, menyasar pada sejumlah bagian seperti rangka baja dan bongkar plat lantai. Termasuk perbaikan trotoar ataupun railing dan kerb.
Dijelaskan, sekalipun secara kasat mata jembatan yang berada di Jalan Raya Jepara-Kudus sejurus dengan Jalan Pemuda dan Jalan KH Wahid Hasyim, atau sebelah timur DPRD Kabupaten Jepara tersebut memang tampak kokoh.
Namun berdasarkan hasil pemeriksaan, kerusakan jembatan sudah masuk dalam nilai kondisi 3 dan harus segera dilakukan rehabilitasi.
Plat lantai jembatan sudah retak dan berlubang sehingga membahayakan bila tidak dilakukan perbaikan.
Disebutkan lebih lanjut, jembatan Kali Kanal Saripan memiliki panjang 27 meter dengan lebar 10,5 meter. Serta tebal plat lantai 22 cm dan ditutup aspal 4 cm.
Anggaran perbaikan sendiri senilai Rp 1 miliar yang bersumber dari APBN. Selain pekerjaan perbaikan jembatan di area tersebut juga terdapat pengaspalan ulang.
Selama proses rehabilitasi, jembatan akan ditutup dan ada detour atau pengalihan lalu lintas ke Jalan RA Rukmini yang menembus Taman Kerang maupun Jalan Ratu Kalinyamat sebagai alternatif untuk menembus jantung kota Jepara.
Seperti misalnya, arus lalu lintas dari Jepara-Semarang dialihkan lewat Jalan Jepara-Bangsri. Masuk lewat Jalan RA Rukmini, menuju perempatan Penceng, Jalan R.M Sosrodiningrat, pertigaan Komoro, lalu menuju Jalan Hugeng Imam Santoso.
Sementara untuk arah sebaliknya, dari Semarang menuju Jepara, dialihkan melalui Monumen Tiga Wanita Pejuang Jepara atau Bundaran Ngabul. Kemudian ke Jalan Sultan Hadlirin, Perempatan Mantingan, Jalan Ratu Kalinyamat, Jalan K.S Tubun, hingga Tugu Kartini.
Sedangkan secara ringkas bagi pengguna jalan dari sekitar jantung Jepara Kota atau Jalan Pemuda dapat menyisir lewat tepian Kali Kanal hingga tembus di Jembatan Potroyudan. Serta terhubung ke Jalan KM Sukri.
Pihaknya mengimbau terhadap masyarakat agar memperhatikan dan sementara melewati jalur-jalur alternatif yang dapat dilalui selama proses perbaikan jembatan mendatang.
"Masyarakat dapat memperhatikan jalur-jalur alternatif. Minta maaf atas ketidaknyamanan akibat perbaikan jembatan tersebut," tandasnya.(fik)
Editor : Mahendra Aditya