JEPARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara mulai serius menata potensi wisata desa. Kali ini desa-desa di Kecamatan Pakis Aji mulai dicanangkan wisata terintegrasi.
Bupati Jepara Witiarso Utomo secara resmi meluncurkan program Wisata Terintegrasi Kecamatan Pakisaji di Obyek Wisata Pandan Arum turut Desa Suwawal Timur pada Rabu (9/7).
Hal itu menandai Pakis Aji sebagai daerah percontohan yang mengorbitkan potensi dan kekayaan alam lokal.
Pihaknya menyebut bahwa hal itu ditindaklanjuti lewat Badan Usaha Milik Desa Bersama (Bumdesma).
"Alhamdulillah hari ini kita launching wisata terintegrasi Kecamatan Pakis Aji. Kami rencanakan pembentukan Bumdesma untuk mengelola potensi ini secara kolektif," ucapnya Rabu (9/7).
Menurutnya, hal itu sudah terakomodir dengan ketentuan pagu dana desa yang dapat dialokasikan untuk ketahanan pangan 20 persen.
"Dari situ kami integrasikan untuk penguatan Bumdes di Kecamatan Pakis Aji dalam rangka ketahanan pangan. Kalau setiap tahun 20 persen itu lumayan besar," katanya.
Pihaknya merinci, keterhubungan wisata tersebut dapat menjadi alternatif bagi tiap satuan pendidikan sebagai media belajar di luar kelas.
Baru kemudian apabila sudah siap bisa mempromosikan kepada masyarakat luar daerah.
"Kita skemakan bisnis yang bagus untuk ketahanan pangan di Pakis Aji dan edukasi wisata. Arahnya pastinya pertanian. Untuk maskotnya akan dirapatkan kembali, tergantung para petinggi. Pemkab memfasilitasi dan memberi dukungan," katanya.
Disebutkan gambaran rute kunjungan seperti dari Desa Suwawal, Plajan, Lebak, Tanjung kemudian Kawak hingga Slagi. Termasuk Mambak dan Bulungan.
Di Suwawal Timur misalnya, pengunjung bisa menikmati obyek wisata Pandan Arum dengan berbagai aneka permainan anak, kebun anggur dan hasil kebun sejenis.
Kemudian di Desa Lebak wisata peternakan dan perah susu kambing, Desa Bulungan terdapat sentra jamur tiram dan produk-produk almari dan bufet.
Sementara di Desa Plajan ada Goa Sakti, wisata religi di Pura Dharma Loka hingga Pasar Payung.
Sarana transportasi untuk menuju satu lokasi ke lokasi lainnya bisa menggunakan jeep atau armada lainnya. Untuk price list ataupun harga kunjungan destinasinya masih dimatangkan.
"Kami ingin pemuda terlibat. Karena aset yang berharga bagi desa. Pemikiran, hati dan semangat kita pertajam," tandasnya.(fik)
Editor : Mahendra Aditya