Bupati Kabupaten Jepara Witiarso Utomo menyebutkan bahwa targetnya ada 100 siswa dari kalangan keluarga pra sejahtera ataupun kurang mampu yang akan mengisi SR rintisan itu.
Mas Wiwit didampingi Kadinsospermades Edy Marwoto juga telah melakukan kunjungan di rumah salah satu calon siswa SR dari Desa Ngeling Kecamatan Peca ngaan, Rabu (2/7).
Kunjungan lapangan itu dilakukan bertepatan usai kegiatan Bupati Ngantor di Desa Ngeling.
“Kami sudah mendatangi langsung calon siswa SR. Kami ingin memastikan jika calon siswa SR itu memang benar-benar tidak mampu dan sesuai kriteria,” ujarnya.
Di antaranya dilakukan tinjauan di rumah warga RT 6 RW 1 Desa Ngeling, Rusmi.
Ia memiliki anak perempuan Mirza Ramadhani, 7, dan dua kakaknya merupakan calon siswa SR di Jepara.
Anak kedua Rusmi tercatat masih kelas 5 SD. Sedang anak pertamanya baru lulus SMP dan berniat melanjutkan ke jenjang SMA.
Sehari-hari, untuk menutupi kebutuhan keluarga, Rusmi men jadi buruh pemintal Tenun Troso.
Sementara sang suami bekerja sebagai tukang bangunan di Cirebon Jawa Barat.
Rusmi merasa bersyukur lantaran anaknya bakal menjadi siswa SR yang proses pendidikannya tak dipungut biaya alias gratis.
“Maturnuwun. Senang sekali karena sekolah anak saya dijamin pemerintah,” ucapnya penuh harap.
Bupati juga menambahkan SR Rintisan tersebut juga menjadi jawaban untuk penyediaan layanan pendidikan bagi anak tidak sekolah ataupun putus sekolah.
Targetnya, 100 siswa yang ada akan dibagi menjadi empat rombongan belajar (rombel).
Rinciannya dua rombel untuk SD, satu rombel SMP dan satu rombel untuk jenjang SMA.
Saat ini, kata bupati, pihaknya tengah melakukan verifikasi untuk memastikan layak atau tidaknya anak-anak calon siswa SR tersebut.
“Kita asesmen dulu. SR ini tidak memandang usia, jadi semisal umurnya sudah 15 tahun, masuk SD juga bisa, termasuk anak jalanan. SR ini memang diproyeksikan untuk memutus mata rantai kemiskinan,” sambungnya.
SR di BLK Pecangaan merupakan rintisan ataupun percepatan pelaksanaan.
Sebab saat ini, usulan pembangunan SR di Desa Suwawal Timur Kecamatan Pakis Aji baru masuk tahap penyusunan DED.
Proses itu dijadwalkan hingga September mendatang. Direncanakan peletakan batu pertama SR di Jepara akan dimulai pada Oktober mendatang.
Kemudian, opera sional SR di Jepara ini akan mulai beroperasi pada tahun ajaran 2026/ 2027.
Jika telah beroperasi, maka SR rintisan di BLK Pecangaan akan disentral kan di Suwawal Timur. (Fikri Thoharudin)
Editor : Ali Mustofa