Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Lima Pejabat Berebut Kursi Sekda Jepara, Asesmen Digelar di Solo

Redaksi Radar Kudus • Rabu, 18 Juni 2025 | 01:43 WIB
Ilustrasi Jabatan Sekda
Ilustrasi Jabatan Sekda

JEPARA – Persaingan memperebutkan kursi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jepara mulai memasuki tahap krusial.

Sebanyak lima pejabat dinyatakan lolos seleksi administrasi dan dijadwalkan mengikuti uji kompetensi melalui asesmen center di Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta pada Rabu–Kamis, 18–19 Juni 2025.

Saat ini, jabatan Sekda Jepara masih diisi oleh penjabat sementara (Pj) Ary Bachtiar, yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Jepara.

Baca Juga: Sedih! SDN 3 Kaliombo Jepara Menyekat Kelas Pakai Triplek, Begini Penampakannya

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jepara, Sridana Paminto, mengonfirmasi bahwa seleksi jabatan Sekda dilakukan secara terbuka dan transparan sesuai ketentuan.

Dari hasil seleksi administrasi yang diumumkan Senin (16/6), terdapat lima nama yang berhak melanjutkan ke tahap berikutnya.

Lima Kandidat Calon Sekda Jepara:

  1. Ary Bachtiar – Kepala DPUPR sekaligus Pj Sekda Jepara

  2. Hasanuddin Hermawan – Kepala Bappeda Jepara

  3. Aris Setiawan – Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jepara

  4. Heti Yulianto – Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Jepara

  5. Ratib Zaini – Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Jepara

“Pada tanggal 19 Juni nanti, kelima kandidat akan mengikuti uji kompetensi melalui asesmen center di Solo,” ujar Sridana saat ditemui, Selasa (17/6).

Menurut Sridana, asesmen tersebut akan mencakup serangkaian tes, mulai dari tes tertulis, wawancara, hingga simulasi kepemimpinan.

Hasil dari asesmen ini akan menjadi salah satu indikator utama dalam menentukan kelayakan masing-masing calon untuk menduduki posisi Sekda definitif.

Seleksi Ketat, Libatkan Akademisi dan Tokoh Masyarakat

Proses seleksi ini dipimpin langsung oleh Sekda Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, selaku Ketua Panitia Seleksi (Pansel).

Tim assessor berasal dari unsur Pemprov Jateng, akademisi dari Universitas Sebelas Maret (UNS) dan Universitas Diponegoro (Undip), serta tokoh masyarakat Jepara.

Baca Juga: Bupati Rembang Siapkan Skema Utang Daerah untuk Percepatan Proyek Pembangunan

"Seleksi dilakukan secara komprehensif karena jabatan Sekda memiliki ruang lingkup kerja yang kompleks dan strategis.

Setelah proses asesmen selesai, lima nama tersebut akan dikerucutkan menjadi tiga kandidat terbaik," jelas Sridana.

Tiga nama terpilih kemudian akan diserahkan kepada Bupati Jepara, yang akan menentukan satu nama untuk dilantik menjadi Sekda definitif.

Namun sebelum pelantikan dilakukan, hasil seleksi harus terlebih dahulu dikonsultasikan dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Gubernur Jawa Tengah untuk memperoleh pertimbangan teknis (Pertek).

Setelah itu, usulan pelantikan akan diajukan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk mendapatkan persetujuan resmi.

“Jika semua proses berjalan lancar, pelantikan Sekda definitif diproyeksikan akan berlangsung pada akhir Juli mendatang,” imbuh Sridana.

Bupati Serahkan Sepenuhnya kepada Pansel

Terpisah, Bupati Jepara Witiarso Utomo menegaskan bahwa proses seleksi Sekda sepenuhnya diserahkan kepada panitia seleksi.

Ia berharap pejabat yang terpilih nantinya mampu sejalan dengan arah kebijakan pembangunan daerah.

“Kita serahkan sepenuhnya ke Pansel. Harapan saya, Sekda terpilih nanti bisa mendukung ritme pembangunan Jepara yang cepat dan responsif, atau istilahnya sat set,” ujar Witiarso. (Fikri Thoharudin)

Editor : Mahendra Aditya
#sekda jepara #jepara #asesmen #jabatan Sekda Jepara #Kursi Sekda Jepara