Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

KH. Sa’dullah Assa’idi Wafat, Mantan Rektor Unisnu Jepara yang Dikenal sebagai Sosok Aktivis dan Intelektual Spiritualis

Fikri Thoharudin • Senin, 2 Juni 2025 | 17:31 WIB
Almarhum KH Sa
Almarhum KH Sa

JEPARA, Radar Kudus — Kabar duka menyelimuti dunia pendidikan, khususnya masyarakat Jepara. 

KH. Sa'dullah Assa'idi, mantan Rektor Universitas Islam Nahdlatul Ulama (Unisnu) Jepara berpulang pada Minggu (1/6).

Sosok aktivis yang terkenal dengan ghirah keilmuan dan spritualnya tersebut berpulang pada pada usia 69 tahun.

Kepergiannya meninggalkan duka dan memori yang mendalam, tak hanya bagi keluarga besar Unisnu, namun juga masyarakat luas yang mengenal sosoknya sebagai ulama, akademisi, dan pemimpin yang transpormatif.

Ketua DPRD Jepara, Agus Sutisna turut menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam. 

"Kami sangat kehilangan tokoh yang sangat menyejukkan.

Beliau adalah figur yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga bijaksana dalam bersikap. Sosok yang mampu merangkul, mendidik, dan membangun peradaban dengan keteladanan," tuturnya.

KH. Sa'dullah dikenal sebagai pribadi rendah hati dan bersahaja. Selama menjabat sebagai Rektor Unisnu Jepara selama dua periode (2016–2024), beliau berhasil menghadirkan perubahan besar. 

Di bawah kepemimpinannya, Unisnu mengalami pertumbuhan pesat. 

Seperti peningkatan akreditasi institusi dan program studi, pendirian prodi baru, serta kemajuan di bidang akademik dan kelembagaan.

Perjuangannya tampak tidak hanya terbatas pada jabatan struktural. Sebelumnya, beliau juga pernah menjabat sebagai Kepala Biro UKKA Unisnu, Pembantu Rektor II, hingga Wakil Rektor I. 

Kiprahnya konsisten, menjadikan kampus sebagai ladang dakwah dan pusat intelektual yang membumi. Bukan sebagai menara gading.

Pemakaman almarhum telah dilangsungkan pada Minggu (1/6) pukul 14.00. Jenazah diberangkatkan dari rumah duka di Perumahan Regency, Pekalongan, menuju tempat peristirahatan terakhir di Desa Bantrung, Jepara. 

Iring-iringan keluarga, sahabat, dan rekan sejawat mengiringi prosesi pemakaman dengan penuh khidmat dan haru.

Kini, satu sosok pencerah telah kembali ke haribaan Ilahi. Kendati demikian, jejak kebaikannya tetap tertinggal. Membekas di hati para rekan sejawat ataupun segenap civitas akademika.

Dalam bangunan institusi yang beliau perjuangkan, pada mahasiswa yang ia bimbing, dan pada masyarakat yang pernah ditenangkan dengan kata dan teladannya.

"Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah beliau, mengampuni dosa-dosanya, dan menempatkannya di sisi terbaik-Nya," siratnya.

Pada saat yang sama, Wakil Rektor 3 Universitas Islam Nahdlatul Ulama (Unisnu) Jepara, Abdul Wahab turut mengenang sosok almarhum KH. Sa'dullah.

"Abah Yai Sa'dullah merupakan sosok yang sanggup memadukan posisi sebagai 'abdullah' atau 'hamba Allah' yang saleh sekaligus 'khalifatullah' pemimpin yang memberi uswah hasanah," ungkapnya.

Menurut Wakil Rektor 3 tersebut, amaliah dari KH Sa'dullah berdasarkan pada ilmu. Sehingga keilmuannya menjadi laku-laku maslahah. 

"Abah Yai Sa'dullah itu mikirnya kenceng, dzikirnya juga kenceng, beliau itu sosok intelektual yang filosofis-spiritualis-aktifis," terangnya.

Lebih lanjut dijelaskan, almarhum dapat membangun keakraban dengan siapapun. Di satu sisi, selalu mengapresiasi hal-hal baik yang dilakukan oleh orang lain.(fik)

Editor : Mahendra Aditya
#jepara #mantan Rektor Universitas Islam Nahdlatul Ulama jepara #KH Sadullah Assaidi berpulang #KH Sadullah Assaidi wafat #unisnu #KH Sadullah Assaidi meninggal #mantan Rektor Unisnu jepara #unisnu jepara #KH Sadullah Assaidi