Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Rencana Pembangunan Pelabuhan di Pantai Balong Jepara Bisa Topang Pelabuhan Tanjung Mas Semarang

Redaksi Radar Kudus • Sabtu, 10 Mei 2025 | 17:10 WIB

 

PEMANDANGAN INDAH: Salah satu sisi calon lokasi Pelabuhan di Pantai Balong, Kecamatan Kembang, Jepara, dilihat dari atas.
PEMANDANGAN INDAH: Salah satu sisi calon lokasi Pelabuhan di Pantai Balong, Kecamatan Kembang, Jepara, dilihat dari atas.

JEPARA – Rencana pembangunan pelabuhan baru di Pantai Balong, Kecamatan Kembang, Jepara, digadang-gadang dapat mendorong berdirinya kawasan industri terpadu (KIT).

Namun, saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara masih mencari investor.

Kebutuhan anggaran untuk merealisasikan pelabuhan seluas 700-900 hektare itu, mencapai lebih dari Rp 70 triliun.

Kepala Bidang Perekonomian Infrastruktur SDA dan Kewilayahan (PISDAK) dalam Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Jepara Dwi Yogo Adiwibowo menyampaikan, rencana pengadaan pelabuhan di daerah Jepara utara itu, diamini oleh jamak orang.

Apabila terealisasi, keberadaan pelabuhan baru tersebut dapat menopang Pelabuhan Tanjung Emas Semarang.

”Pelabuhan ini nantinya dapat men-support Pelabuhan Tanjung Emas. Karena sedimentasinya (di Tanjung Mas) sudah besar. Kapal-kapal besar yang akan sandar agak repot," ungkapnya.

Hal itu yang menurutnya menjadi lirikan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo). Selain secara geografis strategis, juga terdapat banyak potensi untuk dikembangkan.

Dari situ, kemudian dapat muncul KIT baru. KIT sendiri menjadi area yang menggabungkan berbagai aktivitas industri, perumahan, dan fasilitas komersial dalam satu lokasi.

Seperti halnya Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB). Hal tersebut tentunya dapat memunculkan ribuan lapangan pekerjaan.

Dia mengaku, pihaknya sudah bersurat ke pemetinah pusat. Baik ke Kementerian Perhubungan atau ke PT Pelindo.

Untuk itu, bupati Jepara terbuka bagi siapa saja yang mau berinvestasi untuk pembangunan pelabuhan.

Katanya, setelah kunjungan duta besar (Dubes) Spanyol, akan ada beberapa kunjungan perwakilan beberapa negara lagi.

”Dalam hal ini, kami menyiapkan kelengkapan untuk rapat dan sejenisnya. Pada intinya ada beberapa pihak yang tertarik untuk berinvestasi," ujarnya.

Dia menjelaskan, saat ini  tengah memasuki tahapan pra feasibility study (FS) atau pra studi kelayakan.

Apabila cocok dan terdapat investor yang menanamkan modal, pelabuhan baru di Jepara besar kemungkinan akan terealisasi.

”Jika sudah FS nanti turun ke lapangan mengukur secara rinci, membuat gambar grand design, hingga kegiatan riil yang akan dilakukan untuk pekerjaan fisik. Lengkap dengan detail engineering design (DED)," terangnya. (Fikri Thoharudin)

Editor : Ali Mustofa
#pelindo #investor #jepara #pemkab #Pantai Balong #pelabuhan #anggaran