Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Ngantor di Desa Bungu, Bupati Jepara Witiarso Utomo Nglarisi Dagangan UMKM, Begini Potretnya

Redaksi Radar Kudus • Kamis, 8 Mei 2025 | 18:55 WIB
SERAP ASPIRASI: Bupati Jepara Witiarso Utomo berdialog dengan pelaku UMKM dalam kegiatan Bupati Ngantor di Desa Bungu, Mayong kemarin.
SERAP ASPIRASI: Bupati Jepara Witiarso Utomo berdialog dengan pelaku UMKM dalam kegiatan Bupati Ngantor di Desa Bungu, Mayong kemarin.

JEPARA — Bupati Jepara Witiarso Utomo melanjutkan program Bupati Ngantor di Desa kemarin. Kali ini, lokasinya adalah Desa Bungu, Kecamatan Mayong.

Beberapa produk UMKM dilarisi bupati. Seperti jajanan tradisional maupun produk UMKM unggulan desa di Mayong.

Dari beragam masukan dan potensi yang diceknya selama menggelar program tersebut kemarin, ia mendapati bahwa Kecamatan Mayong kaya akan hasil UMKM- nya.

Sebab itu, pihak nya bertekad agar peningkatan UMKM di Kecamatan Mayong ke depannya bisa lebih merata.

Dari pantauan di lapangan kemarin, UMKM yang dipamer kan melalui program Bupati Ngantor di Desa ada beragam.

Mulai dari produk kerajinan, olahan pangan, hingga gerabah.

”Alhamdulillah Kecamatan Mayong ini luar biasa, ada 18 desa yang sangat antusias. Di sini ada peluang besar, salah satunya UMKM di Desa Mayong Lor yang omsetnya mencapai Rp 46 miliar," papar Wiwit, sapaan akrab Witiarso Utomo.

"Tapi ada yang ironis, hanya Rp 13 juta. Lah ini lah, kami akan tumbuhkan, kami akan konsentrasikan untuk pemerataan dan peningkatan UMKM di Mayong,” lanjutnya.

Senada dengan Bupati Jepara Witiarso Utomo, Asisten I Sekda Jepara Ratib Zaini yang bertugas sebagai Person In Charge (PIC) menuturkan potensi UMKM di Mayong cukup menjanjikan.

Pasalnya, total omset dari seluruh desa pertahunnya mencapai Rp 66 miliar.

”Peluang itu ditangkap oleh beliau (Bupati Jepara), dan memerintahkan untuk kami untuk (membentuk) Rumah Berdaya agar segera direalisasi kan. Tentunya UMKM diratakan, dan peningkatan yang kecil-kecil,” ujarnya.

Sementara itu, Tri Iriantiwi, Direktur RSUD RA Kartini Jepara yang juga sebagai PIC Kecamayan Mayong mengungkapkan, selain potensi UMKM yang melimpah, di Kecamatan Mayong juga memiliki potensi wisata yang patut dikembangkan.

”Bentang alamnya sangat indah. Dan dari pemuda, dari masyarakat sudah bergerak. Tinggal kami konektivitaskan ini bisa jadi salah satu desa wisata,” ujar Iriantiwi.

Selama menggelar ngantor di Desa Bungu, Bupati Jepara Witiarso Utomo juga mendapat beberapa pertanyaan dan aspirasi yang disampaikan masyarakat.

Tercatat, ada lebih dari 10 pertanyaan dan aspirasi yang masuk.

Yang paling dominan disampaikan mencakup persoalan infrastruktur. Mulai dari jalan, jembatan, hingga aliran sungai. (Moh Nur Syahri Muharrom)

Editor : Ali Mustofa
#umkm #jepara #bupati #witiarso utomo #jajanan tradisional #Omset #kerajinan