JEPARA, Radar Kudus - Kebakaran hebat melanda area parkir sepeda motor yang dikelola warga di dekat kawasan PT Hwa Seung Indonesia (HWI) di Desa Gemulung RT 2/RW 1, Kecamatan Pecangaan, Kabupaten Jepara, pada Senin sore (5/5/2025).
Kebakaran ini mengakibatkan lebih dari 150 sepeda motor milik karyawan hangus terbakar, menyisakan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp 2,2 miliar.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kabupaten Jepara, Surana, menyampaikan bahwa pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 15.08 WIB dan tiba di lokasi tujuh menit kemudian.
Namun, api sudah dalam kondisi membesar dan menyambar area parkir serta sejumlah warung makan di sekitarnya.
Proses pemadaman baru tuntas pukul 17.15 WIB, setelah upaya penuh selama dua jam.
Empat unit armada pemadam kebakaran dikerahkan dalam penanganan kebakaran ini, terdiri dari dua unit dari Pos Markas Komando (Mako) 113, satu unit dari Pos Kalinyamatan.
Dan satu unit bantuan dari PT HWI, dengan total sembilan personel pemadam diterjunkan ke lokasi.
Rekan dari Pos Kalinyamatan bahkan menjadi yang pertama tiba di lokasi.
Salah satu petugas pemadam, Raka, menjelaskan bahwa saat tiba di lokasi, kobaran api sudah tinggi dan menjalar cepat.
Akses menuju titik api cukup sulit karena atap baja ringan melengkung ke dalam akibat panas ekstrem.
Petugas terpaksa menjebol tembok belakang untuk masuk.
Sumber api belum bisa dipastikan, namun dugaan awal mengarah pada ledakan dari kompor gas di salah satu warung makan.
Struktur ringan bangunan dan banyaknya material mudah terbakar mempercepat penyebaran api ke parkiran milik warga bernama Semi.
Berkat hydrant milik PT HWI yang masih aktif, suplai air tetap aman dan membantu proses pemadaman.
Sayangnya, lebih dari 150 sepeda motor hangus terbakar dan hanya tersisa rangka. Sekitar 20 unit berhasil diselamatkan dari kobaran api.
Sementara itu, menurut Kasatreskrim Polres Jepara, AKP M Faizal Wildan Umar Rela, api diduga berasal dari warung milik Sri Malikah dan kemudian merembet ke warung-warung lainnya serta ke area parkiran.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kebakaran dan melakukan pendataan terhadap kendaraan yang terdampak.
Perlu diketahui bahwa parkiran yang terbakar tersebut dikelola secara mandiri oleh warga setempat dan bukan milik PT HWI, meskipun lokasinya berada di dekat pabrik. (*/him)
Editor : Mahendra Aditya