Radar Kudus – Dalam rangka menjaring talenta muda di bidang sepakbola, sejumlah Sekolah Sepak Bola (SSB) mengadakan turnamen usia dini kategori U11 dan U13.
Kompetisi ini berlangsung pada akhir pekan, Sabtu dan Minggu (3-4 Mei), berlokasi di lapangan sepakbola Desa Tulakan, Kecamatan Donorojo.
Iwan Nugroho, selaku penasihat Pemuda Persika Tulakan, menyebutkan bahwa kegiatan ini berskala Kabupaten Jepara dan diikuti oleh berbagai SSB dari wilayah setempat.
Beberapa tim yang turut serta antara lain SSB Persika Tulakan, SSB Salafiyah Bandungharjo, SSB Bangsri, SSB JPC Jerukwangi, SSB Sibas Kaligarang, SSB LJFA Jepara, SSB Mitratama Senenan, SSB SEFA22 Kelet, SSB Kalingga Keling, serta SSB Srikandi Cepogo.
Baca Juga: Kecam Aksi Kelompok Anarko saat May Day, Gerindra Jepara: Usut Tuntas
"Tujuan dari turnamen ini untuk menggali potensi anak-anak remaja dalam dunia sepakbola.
Terlebih, dari Tulakan dan Donorojo sendiri sebelumnya sudah ada tiga pemain muda yang lolos seleksi Persijap Junior," jelasnya, Sabtu (3/5).
Ia menambahkan, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi sarana positif bagi anak-anak untuk menyalurkan bakat mereka, apalagi bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional.
“Total ada 20 tim dari berbagai penjuru Kabupaten Jepara yang ikut serta,” tambahnya.
Setelah dua hari pertandingan, hasilnya sebagai berikut: pada kategori U11, juara pertama diraih oleh SSB Salafiyah Bandungharjo, disusul SSB LJFA sebagai juara kedua, dan SSB Bangsri di posisi ketiga.
Baca Juga: Sempat Terjatuh Di Musim Lalu, Pembalap Andy Prayoga Come Back di Final Run 76 Indonesian Downhill
Sementara untuk kelompok U13, SSB LJFA Krapyak keluar sebagai juara satu, posisi kedua diraih SSB PSK Kelet, dan juara ketiga kembali diduduki oleh SSB Bangsri.
"Turnamen ini baru pertama kali diselenggarakan, namun sangat potensial untuk menjadi ajang pembinaan dan penyaluran bakat.
Sertifikat yang diperoleh juga bisa menjadi nilai tambah saat mendaftar ke jenjang pendidikan berikutnya, terutama bagi peserta yang berhasil meraih juara," terang Iwan.
Menurutnya, SSB juga merupakan lembaga yang dapat menjadi ruang pembinaan yang komprehensif bagi anak. Tidak hanya mendukung perkembangan fisik, tetapi juga mental dan emosional mereka.
"Melalui turnamen ini, kami juga melakukan penjaringan awal untuk calon pemain Persijap.
Kami terus memberikan dukungan sambil mengamati perkembangan mereka.
Harapannya, lebih banyak lagi yang bisa lolos seleksi Persijap Junior secara bertahap," ungkapnya.
Lebih lanjut, Iwan menuturkan bahwa ia berharap kegiatan semacam ini bisa mengarahkan generasi muda, terutama mereka yang memiliki ketertarikan di bidang olahraga.
"Turnamen ini sekaligus menjadi langkah awal dalam mencetak pemain masa depan untuk Persijap Jepara maupun secara umum dalam lingkup PSSI," tutupnya.(Fik)
Editor : Mahendra Aditya