Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Olah TKP Kasus Predator Sek*ual asal Jepara di Dua Tempat, Ini Temuan Puslabfor Mabes Polri

Redaksi • Sabtu, 3 Mei 2025 | 22:00 WIB
CEK: Tim Puslabfor Mabes Polri memeriksa kamar kos tempat Safiq mencabuli korbannya.
CEK: Tim Puslabfor Mabes Polri memeriksa kamar kos tempat Safiq mencabuli korbannya.

JEPARA - Sebanyak empat kamar di dua tempat berbeda menjadi saksi bisu aksi bejat Safiq, predator seksual asal Desa Sendang, Kalinyamatan.

Dua korban dicabuli di kos Langon dan dua korban di Beach Side Villa Telukawur.

Tim Puslabfor Mabes Polri olah tempat kejadian perkara di dua tempat. Ditemukan bercak sperma, darah, dan rambut.

Di kos Langon, pelaku bayar Rp 30 ribu per jam. Sementara di kamar villa di Telukawur Rp 40 ribu per jam.

Pelaku kemarin digiring Reskrim Polda Jateng dan Tim Puslabfor Mabes Polri untuk menunjukkan tempat yang diduga lokasi pencabulan.

Hal itu untuk mempermudah Tim Puslabfor Mabes Polri dan Polda Jateng untuk mengidentifikasi tempat kejadian perkara.

Tangan Safiq diborgol. Tiba di kos Desa Langon, ia menunjukkan kamar nomor dua dari sisi barat. Total ada lima kamar di kos itu.

Tim Puslabfor lalu masuk ke dalam kamar TKP. Hampir sejam di dalam. Hanya ada kasur, bantal, dan guling di dalam kamar berukuran 3x4 itu.

Lokasi kos-kosan agak tersembunyi. Tepatnya di Desa Langon, Tahunan. Kos diapit gudang mebel.

Depan kos kebun kosong. Informasi yang dihimpun wartawan, kos-kosan sudah tak berpenghuni beberapa bulan terakhir.

Sementara itu, dari pengakuan pelaku, kejadian pencabulan berlangsung sekitar akhir tahun lalu.

Dua korban diperdaya pelaku di kos Langon. "Dua orang," kata Safiq.

Ia membayar Rp 30 ribu pada penghuni yang ngekos di kamar itu. Durasi sejam. Sedangkan yang ngekos sebulan kisaran Rp 300 ribu sebulan.

Setelah menyelesaikan olah TKP di Langon, rombongan Puslabfor Mabes Polri bergeser ke Beach Side Villa Telukawur.

Di lokasi tersebut pelaku pernah memesan dua kamar. Di lantai dua.

Dua korban juga berhasil ia perdaya di akhir tahun lalu dan awal tahun ini. Sekali booking pelaku merogoh Rp 80 ribu.

Sementara itu, Kasubbid Biologi Serologi, Puslabfor Bareskrim Polri Kompol Irfan Taufik menyampaikan di dua lokasi ditemukan belas sperma, darah, dan rambut.

Temuan biologis itu digunakan untuk memudahkan identifikasi pemeriksaan tim penyidik.

"Nanti akan ada hasilnya dari cairan biologis. Dicocokkan dengan keterangan pelaku. Bercak itu juga bisa dari pelaku maupun korban," terangnya. (Muhammad Khoirul Anwar)

 

Editor : Ali Mustofa
#kalinyamatan #darah #jepara #rambut #mabes polri