JEPARA - Dalam serangkaian acara Bumi Kartini Menari akan dimeriahkan oleh ratusan penari kolosal.
Diketahui terdapat setidaknya 170 penari yang kebanyakan dari generasi Z yang akan menampilkan pertunjukan tarinya pada hari ini.
Koordinator penari, Joharta menyampaikan bahwa acara akan berlangsung pada Minggu (37/4) sejak pukul 15.30 hingga 22.00. Acara hanya dijeda oleh Maghrib dan Isya.
"Sudah disiapkan semua untuk memukau warga Jepara di Alun-alun Jepara I. Untuk penari terbagi ke dalam 20 grup, dengan personil sekitar 170 orang," ungkapnya Sabtu (26/4).
Dalam sekali penampilannya, para penari membawakan paling tidak 10 menit waktu pertunjukan.
"Itu yang basic, khusus yang live dan diiringi musik karawitan bisa berlangsung selama setengah jam," katanya.
Beberapa judul tarian seperti Senterewe, Reyog, Tari Nelayan Pesisiran, Tari Dharmaning Patni, Tari Saman.
Lalu Tari Cinta untuk Jepara, Rara Ngigel, Sear Ganjen, Sembah Pambuko, Tari Kreasi, Ardabimantrana, Tari Abhinaya Dirandra, Tari Dongklak ataupun modern dance.
Hal itu, menurut Joharta istimewa lantaran kebanyakan personil merupakan generasi Z yang terdiri dari siswa maupun mahasiswa.
"Hanya 30 persen yang profesional. Seperti dari kalangan guru, penari solo atau yang sudah matang dalam industri," sebutnya.
Persiapan yang ada berlangsung cukup intens yakni sejak akhir Desember tahun 2024 lalu. Mulai dari penjaringan talent, formula tari yang biasa dibawakan hingga keluwesan para peserta.
"Karena harus kirim portofolio, berbeda dengan yang dulu hanya tampung semua. Dari setidaknya 20 tarian yang akan dibawakan beda semua, tidak ada yang tumpuk (sama, Red)," ucapnya.
Para peserta juga terdapat yang berasal dari luar Jepara, yang dalam pertunjukan Bumi Kartini Menari tersebut akan dipungkasi dengan Sendratari Ratu Kalinyamat.
"Puncaknya Sendratari Ratu Kalinyamat, setelah ini kami juga berencana akan membawa untuk tur dari desa ke desa.
Memberikan edukasi, supaya spirit gelar pahlawan nasional atas Ratu Kalinyamat terus terjaga," pungkasnya.(fik)
Editor : Mahendra Aditya